Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Disdik Berau Relokasi SD 9 ke Sungai Bedungun, Pastikan Pemerataan Zonasi Sekolah

Beraupost • Senin, 18 Agustus 2025 | 12:10 WIB

BAKAL DIRELOKASI: SD 09 Tanjung Redeb akan direlokasi di Kelurahan Sungai Bedungun, lantaran berdekatan dengan SD 10 Tanjung Redeb. (IZZA/BP)
BAKAL DIRELOKASI: SD 09 Tanjung Redeb akan direlokasi di Kelurahan Sungai Bedungun, lantaran berdekatan dengan SD 10 Tanjung Redeb. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau akan merelokasi Sekolah Dasar (SD) 9 Tanjung Redeb.

Pasalnya, lokasi sekolah sebelumnya berada dalam satu kawasan dengan SD 10, yakni di Jalan Pulau Panjang, Kelurahan Tanjung Redeb.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah menjelaskan, pemindahan SD 9 dilakukan agar penataan zonasi sekolah lebih merata.

Bangunan baru SD 9 kini ditempatkan di Kelurahan Sungai Bedungun atau belakang kantor DPRD Berau, yang lokasinya tidak jauh dari SMP 5 Tanjung Redeb.

“SD 9 itu satu zona dengan SD 10. Jadi kami relokasi ke Sungai Bedungun. Awalnya SD 9 berada di Jalan Pulau Panjang, satu halaman dengan SD 10. Karena letaknya terlalu berdekatan, akhirnya dipindahkan,” jelasnya, Jumat (15/8).

Menurutnya, keberadaan dua sekolah dalam satu kawasan membuat sistem domisili di wilayah tersebut tidak seimbang.

Hal ini berdampak pada distribusi peserta didik, sebab selama ini kedua sekolah mendapat domisili yang sama. Akibatnya, beberapa wilayah lain justru mengalami kekurangan sekolah.

“Selama ini domisilinya sama, sehingga beberapa daerah lain selalu kewalahan menampung siswa baru. Contohnya di SD 2 Rinding yang hampir setiap tahun mengalami masalah kelebihan murid,” terangnya.

Di wilayah sekitar lokasi relokasi SD 9, terdapat empat sekolah dasar lain yang hampir selalu penuh setiap tahun ajaran baru.

Baik sekolah yang berada di Kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb maupun di wilayah Kelurahan di Kecamatan Teluk Bayur. Dengan adanya SD 9 yang ditempatkan di titik baru, maka beban di sekolah lain dapat berkurang.

“Di sana kan ada empat sekolah yang penuh terus setiap tahun. Dengan penempatan SD 9 ini, mudah-mudahan bisa membantu mengurangi masalah lokasi dan memeratakan distribusi siswa,” katanya.

Ia mengungkapkan, keputusan memindahkan SD 9 bukanlah hal baru. Sebelumnya, ketika dirinya belum menjabat Kepala Disdik Berau, sejumlah sekolah juga pernah dipindahkan demi pemerataan pendidikan. Beberapa di antaranya adalah SD 14 dan SD 5.

“Dulu sebelum saya menjabat kepala dinas, saya juga sudah memindahkan beberapa sekolah. SD 5 yang sebelumnya berada di Jalan Jenderal Sudirman,” ungkapnya.

Relokasi SD 9 ini, kata Mardiatul, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan sistem domisili berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Supaya distribusi peserta didik lebih merata, tidak ada sekolah yang kelebihan siswa, dan di sisi lain tidak ada sekolah yang kekurangan murid.

“Ini tambahan lagi biar semakin merata, karena sistemnya sekarang berbasis wilayah,” ujarnya.

Mengenai kendala selama proses relokasi, ia menegaskan tidak ada hambatan berarti. Proses pembangunan sudah dimulai tahun ini dan berjalan sesuai rencana.

Ia juga memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan sesuai standar. “Kendalanya tidak ada, aman saja. Pembangunan sudah berjalan tahun ini menggunakan anggaran murni,” bebernya.

Adapun lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung SD 9 cukup luas, yakni sekitar dua hektare.

Dengan lahan seluas itu, pihaknya optimistis sekolah baru dapat menampung lebih banyak siswa sekaligus menyediakan fasilitas belajar yang lebih memadai.

“Luas lahannya sekitar dua hektare, jadi cukup besar. Harapannya bisa benar-benar membantu pemerataan pendidikan di wilayah itu,” pungkasnya. (aja/arp)

Editor : Nurismi
#Disdik Berau #relokasi