BERAU POST - Di balik jas putih dan alat kedokteran gigi yang biasa digunakannya, Andi Nurpagi menyimpan semangat besar untuk membangun desa.
Pemudi asal Kampung Sukan Tengah, itu kini mewakili daerahnya dalam ajang Lomba Pemuda Pemudi Pelopor Desa Tahun 2025.
Ia mengikuti lomba nasional ini pada bidang sosial kemasyarakatan, dengan mengusung kiprahnya melalui komunitas yang ia dirikan, Carammin Kita.
Komunitas itu berdiri pada 23 Desember 2020, berawal dari keprihatinannya terhadap minimnya akses kesehatan dan pendidikan di kampung halamannya.
Andi melihat sendiri bagaimana ketimpangan itu berdampak langsung pada kehidupan anak-anak muda di desanya.
Maka, bersama sejumlah rekan, ia memutuskan untuk mengambil peran, bukan hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai pemantik perubahan.
Lewat Carammin Kita, Andi membuat gagasan dan kegiatan yang sejalan dengan semangat kepeloporan yang menjadi dasar penyelenggaraan lomba ini, yakni memantik partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan desa.
"Banyak hal yang bisa kita mulai dari kampung. Pendidikan dan kesehatan adalah dua hal penting yang sering tertinggal, dan itu jadi perhatian sejak awal,” ujarnya.
Pemuda Pemudi Pelopor Desa bukan sekadar gelar. Mereka adalah individu atau kelompok yang mampu menciptakan inovasi, mencari solusi atas persoalan kampung, serta mendorong masyarakat untuk bergerak bersama membangun desa.
Mereka bertugas memaksimalkan potensi lokal melalui pendekatan yang kreatif, berkelanjutan, dan berakar pada kebutuhan nyata masyarakat.
Bagi Andi, menjadi pemuda pelopor bukan hanya soal pengakuan, tetapi soal keberlanjutan. Ia berharap apa yang sudah dimulai bersama komunitasnya bisa terus bertumbuh, bukan hanya di desanya, tetapi juga menginspirasi pemuda-pemuda lain di Berau.
"Membangun inovasi desa ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan," tuturnya.
Terlebih, dukungan dari berbagai pihak pun mengalir, termasuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau.
Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menyebut, keikutsertaan Andi merupakan bagian dari keterlibatan Kabupaten Berau dalam Lomba Pemuda Pemudi Pelopor Desa Tahun 2025 untuk kategori sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
"Tahun ini, lomba mengangkat tema Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia," ungkapnya.
Ia menjelaskan, lomba ini bertujuan mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan desa.
Di antaranya untuk menciptakan inovasi, membangun keterampilan kepemimpinan dan kewirausahaan, hingga mengembangkan kesadaran pemuda akan potensi desa masing-masing.
“Pemuda harus menjadi agen perubahan. Mereka yang bisa menginspirasi dan memobilisasi masyarakat desa untuk berinovasi,” katanya.
Lomba ini menyasar pemuda-pemudi berusia 16 hingga 30 tahun yang berdomisili di desa.
Baik secara individu maupun kelompok, mereka yang telah memiliki program atau kegiatan yang relevan sesuai kategori lomba, serta bersedia mengikuti seluruh tahapan dengan komitmen penuh.
Menurutnya, manfaat dari lomba ini tidak hanya dirasakan oleh peserta. Masyarakat desa pun akan mendapatkan dampak positif melalui inovasi yang diusung para pemuda pelopor.
Sementara bagi pemerintah desa, kehadiran pemuda-pemudi pelopor diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan menjadi mitra dalam merancang program-program strategis.
“Melalui lomba ini, kita berharap munculnya generasi muda yang punya keberanian, kreativitas, dan komitmen terhadap desa. Dan tentu, bisa membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” tutupnya. (aja/sam)