BIDUKBIDUK – Musibah kebakaran terjadi di perumahan guru SD 01 Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk, Selasa (17/6), sekira pukul 10.00 Wita.
Rumah berukuran 6 x 8 meter persegi itu merupakan rumah dinas (rumdis) yang sudah lama tidak dihuni dan dalam kondisi terbengkalai.
Bangunan yang seluruhnya terbuat dari kayu itu dengan cepat dilalap api. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Seperti yang disampaikan Komandan Regu, BPBD Kecamatan Bidukbiduk, Hery Novrani menurut aksi mata pertama dalam kejadian ini.
Salah satu guru yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengungkapkan bahwa pertama kali melihat api menyala saat tengah sibuk bersama rekan guru dan murid dalam kerja bakti rutin sekolah.
Saat itu, tanpa diduga, melihat kepulan asap tebal dari arah rumah dinas kosong yang bersebelahan dengan bangunan sekolah.
“Waktu mereka sedang bersih-bersih halaman, tiba-tiba melihat asap, dan dalam hitungan detik sudah ada api. Para guru langsung teriak untuk meminta bantuan sembari minta semua orang menjauh dari area itu,” ujarnya kepada awak media saat dihubungi kemarin.
Melihat situasi yang memburuk, para guru lainnya yang juga berada di lokasi, segera menghubungi Kepala Kampung Teluk Sumbang serta Bhabinkamtibmas setempat untuk meminta bantuan.
Respons cepat pun dilakukan oleh warga sekitar yang mendatangi lokasi kebakaran begitu mendengar teriakan dan laporan tersebut.
Upaya pemadaman berhasil dilakukan dalam waktu kurang lebih satu jam. Rumah dinas yang terbakar habis tak tersisa, namun beruntung api tidak merambat ke bangunan permanen lain yang berada dalam kompleks sekolah.
Dan dirinya juga menyebutkan bahwa dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil yang tercatat, Satu unit rumah kosong (rumdis guru) berbahan kayu – kerugian masih dalam proses perhitungan.
“Satu buah sampan milik warga yang terbakar di dekat lokasi, dengan estimasi kerugian sebesar Rp 4 juta” sebutnya.
Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.
Namun dugaan sementara mengarah pada potensi hubungan arus pendek listrik atau puntung rokok yang masih menyala.
Mengingat kondisi rumah sudah lama kosong dan tidak ada aktivitas di dalamnya. “Saat ini penyelidikan masih didalami, dan untuk korban jiwa memang tidak ada,” tutupnya (aky/hmd)
Editor : Nurismi