Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kasus COVID-19 Kembali Masif, Imigrasi Berau Masih Tunggu Arahan Pusat: Ini Langkah Antisipasinya!

Beraupost • Kamis, 12 Juni 2025 | 13:55 WIB

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto

TANJUNG REDEB – Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto, menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi terkait Covid19.

Termasuk langkah-langkah yang harus diambil untuk menyikapi kemunculan kasus Covid-19 yang ditemukan di Samarinda. Meski begitu, pihaknya tetap dalam posisi waspada dan menunggu arahan lebih lanjut.

“Kami di daerah tentu menunggu surat edaran atau arahan resmi dari provinsi maupun pusat. Karena ini menyangkut langkah strategis lintas sektor. Sampai saat ini, belum ada surat resmi yang dikeluarkan,” ujarnya kepada awak media ini.

Sebagai kantor imigrasi dengan status Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Catur menyatakan bahwa peran Imigrasi Berau dalam proses keluar-masuk orang memang tidak sebesar di daerah yang memiliki jalur internasional langsung.

Namun, menurutnya, hal ini justru menjadi penguat argumen bahwa penyaringan atau pemeriksaan kesehatan bagi pelaku perjalanan seharusnya sudah terjadi di titik transit sebelumnya.

“Kalau sampai di Berau, orang-orang itu pasti sudah melewati bandara besar seperti Balikpapan, Surabaya, atau Jakarta. Pengecekan di bandara-bandara tersebut kami yakini sudah sangat ketat. Jadi seharusnya, jika ada potensi penularan, bisa dideteksi lebih awal di sana,” tambahnya.

Catur juga menggarisbawahi bahwa saat ini, pengawasan internal tetap dilakukan terutama kepada pegawai dan pengunjung kantor.

Ia menegaskan bahwa meski belum ada instruksi resmi, antisipasi secara mandiri tetap dilakukan dengan memperkuat protokol kesehatan dasar seperti penggunaan masker, ketersediaan hand sanitizer, serta pengaturan jarak bagi pemohon layanan.

“Kita tetap jaga prokes, terutama untuk pegawai dan masyarakat yang datang. Jangan sampai kita lengah hanya karena belum ada arahan formal. Lebih baik bersiap daripada nanti kecolongan,” ujarnya.

Kabar tentang munculnya kembali kasus Covid-19 ini memang belum menjadi isu besar di tingkat nasional. Namun, sinyalemen awal ini cukup membuat beberapa instansi kembali mengaktifkan sistem pemantauan dan kewaspadaan.

Ia menambahkan bahwa pihak Imigrasi Berau sangat mendukung apabila nanti pemerintah provinsi maupun pusat mengeluarkan kebijakan pencegahan yang lebih konkret, seperti pembatasan aktivitas atau pemeriksaan tambahan bagi pelaku perjalanan domestik.

“Kami siap mengikuti instruksi, tinggal menunggu kejelasan arah kebijakan. Kalau memang harus aktif kembali seperti saat pandemi dulu, tentu kami akan lakukan penyesuaian dengan cepat,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#kasus #Imigrasi Berau #covid 19