PULAU DERAWAN – Musibah kebakaran terjadi di RT 9 Jalan Tongkol, Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, sekitar pukul 03.00 Wita, Senin (9/6). Kejadian ini menghanguskan satu bangunan rumah.
Asap tebal dan kobaran api yang membumbung tinggi mengejutkan warga sekitar yang masih terlelap. Dalam waktu singkat, suara dentuman keras disusul kobaran api yang membakar bagian atas bangunan sontak membuat kepanikan melanda permukiman tersebut.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut.
Ia menyatakan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu utama.
"Bangunan yang terbakar merupakan satu unit rumah tinggal. Untuk penyebabnya masih kami selidiki, tapi sementara ini kami menduga akibat arus pendek listrik," ungkap AKP Iwan saat dikonfirmasi.
Beruntung, dalam musibah ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Semua penghuni rumah berhasil dievakuasi tepat waktu berkat kesigapan warga yang berada di sekitar lokasi. Namun demikian, nilai kerugian material masih dalam tahap penyelidikan dan pendataan.
Kronologi kejadian bermula ketika salah seorang saksi, RA (40), yang merupakan penghuni rumah, terbangun karena mencium aroma asap yang masuk ke dalam kamarnya.
Kecurigaan membuatnya segera keluar ruangan untuk mencari sumber bau tersebut. Namun, sesampainya di luar, dia justru dikejutkan oleh ledakan keras yang terdengar dari bagian depan rumah.
“Ledakannya sangat keras. Ketika saya melihat ke atas, api sudah menjilat dinding bagian atas rumah,” ujarnya.
Dengan sigap, RA langsung berteriak membangunkan anggota keluarga lainnya, dan berusaha menyelamatkan apa yang bisa dibawa keluar dari dalam rumah.
Tidak berselang lama, warga sekitar yang mendengar ledakan dan melihat kobaran api pun berdatangan. Mereka berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya, menggunakan ember, air dari sumur, dan alat pemadam sederhana yang mereka miliki.
Namun, api yang sudah terlanjur membesar membuat upaya pemadaman manual itu tidak banyak membuahkan hasil. Kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu membuat api cepat merambat dan melalap seluruh bagian bangunan.
Sekitar 30 menit setelah kejadian, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Pulau Derawan akhirnya tiba di lokasi.
Bersama dengan bantuan warga dan beberapa pedagang air tandon yang turut menyumbangkan pasokan air, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah lain di sekitarnya.
Meski berhasil dijinakkan, kebakaran tersebut menyisakan puing-puing hangus dan duka bagi keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka. Sejumlah warga pun terlihat membantu mengumpulkan sisa-sisa barang yang masih bisa diselamatkan.
Pihak kepolisian saat ini tengah berkoordinasi dengan petugas PLN dan tim forensik kebakaran untuk menyelidiki secara rinci penyebab insiden.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Ke depannya, kami juga akan mendorong peningkatan kesadaran warga tentang pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik guna mencegah kebakaran akibat korsleting,” tutup AKP Iwan (aky/hmd)
Editor : Nurismi