Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

MTQ Berau 2025: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Penguatan Ukhuwah dan Ekonomi Lokal

Beraupost • Rabu, 14 Mei 2025 | 09:55 WIB

 

PEMBUKAAN: MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Berau tahun 2025 secara resmi telah dimulai, Kecamatan Gunung Tabur terpilih menjadi tuan rumah. (IZZA/BP)
PEMBUKAAN: MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Berau tahun 2025 secara resmi telah dimulai, Kecamatan Gunung Tabur terpilih menjadi tuan rumah. (IZZA/BP)


GUNUNG TABUR
– Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Berau resmi dimulai, Senin (12/5).

Kegiatan ini berlangsung di halaman Museum Gunung Tabur dan akan digelar selama sepekan ke depan, dengan diikuti ratusan peserta dari 13 kecamatan se-Kabupaten Berau.

Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan, MTQ bukan sekadar kompetisi membaca dan menghafal Alquran, tapi juga bagian dari pembinaan karakter generasi muda Berau yang qurani dan berakhlak mulia.

Ini ajang penting untuk mempersiapkan generasi yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Berau mengucapkan selamat atas terselenggaranya MTQ ke-55 di Kecamatan Gunung Tabur,” katanya.

Apalagi para peserta MTQ tahun ini telah melalui proses seleksi yang ketat. Para pemenang nantinya akan mewakili Berau ke tingkat provinsi.

Ia pun meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan para pembina untuk terus memberikan pelatihan maksimal agar prestasi peserta semakin meningkat.

“Lakukan evaluasi dan pembinaan terbaik. Saya minta peserta tampil optimal karena mereka membawa nama besar Berau. Yang terpenting dari MTQ bukan hanya juara, tapi juga semangat syiar Islam yang terus hidup,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih juga mengajak masyarakat untuk memeriahkan pelaksanaan MTQ selama sepekan ke depan.

Selain menjadi ajang religius, MTQ juga berdampak pada perputaran ekonomi warga sekitar.

“UMKM akan hidup, roda ekonomi akan berputar. Ini bukan hanya syiar agama, tapi juga menggerakkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sri Juniarsih pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran panitia, pemerintah kecamatan, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ tahun ini.

Ia optimistis, dengan potensi para qari dan qariah yang dimiliki, Berau dapat menjadi daerah unggul dalam bidang tilawah dan syiar keislaman.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Berau, Kabul Budiono mengatakan, bahwa MTQ ini bukan hanya ajang lomba, tapi wadah mempererat tali silaturahmi dan meneguhkan kembali semangat ukhuwah Islamiyah.

“MTQ sepatutnya tidak lagi dipandang sebagai rutinitas. Ia harus menjadi sumber kesejukan, ketenangan, dan keteduhan, baik bagi peserta, panitia, maupun masyarakat yang meramaikannya,” ujarnya, Senin (12/5)

Menurutnya, lantunan ayat-ayat suci Alquran selama MTQ akan menghadirkan atmosfer religius yang menyejukkan bagi seluruh masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada para kafilah, karena menghormati peserta berarti menghormati mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai Alquran. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #Gunung Tabur #MTQ Kabupaten Berau