Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jadwal Terbang ke Maratua Berubah! Catat Hari Barunya!

Beraupost • Jumat, 2 Mei 2025 | 14:10 WIB

 

UPAYAKAN KONEKTIVITAS: Manajemen Bandara Kalimarau terus pantau potensi pariwisata Maratua agar digunakan untuk menarik maskapai lainnya masuk dan melakukan penerbangan domestik. (SENO/BP)
UPAYAKAN KONEKTIVITAS: Manajemen Bandara Kalimarau terus pantau potensi pariwisata Maratua agar digunakan untuk menarik maskapai lainnya masuk dan melakukan penerbangan domestik. (SENO/BP)

TANJUNG REDEB - Jadwal penerbangan perintis rute Kalimarau-Maratua mengalami perubahan.

Mulai bulan ini, penerbangan yang dilayani oleh Smart Cakrawala Aviation ini tak lagi beroperasi setiap hari Kamis, melainkan pindah menjadi setiap hari Senin.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan untuk efektivitas pelayanan dan agar masyarakat serta wisatawan dapat mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik.

“Ada perubahan jadwal dari sebelumnya,” ujarnya, Senin (1/5).

“Ini sebagai informasi penting agar semua pihak bisa menyesuaikan jadwal,” sambungnya. 

Ferdinan juga menanggapi permintaan camat Maratua, agar jadwal penerbangan ditambah menjadi dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Namun menurutnya, hal itu belum memungkinkan karena tingkat keterisian penumpang saat ini masih tergolong rendah.

“Untuk seat yang tersedia 12, okupansi masih minim. Contohnya hari ini (kemarin, red) hanya dua penumpang dari Maratua ke Kalimarau, dan empat dari Kalimarau ke Maratua,” jelasnya.

Ia berharap ada sinergi yang lebih kuat dari pelaku pariwisata, pemerintah daerah, dan pengelola resor di Maratua untuk mendorong peningkatan jumlah wisatawan.

“Kalau okupansi meningkat, kami bisa mempertimbangkan perluasan layanan, termasuk dengan pesawat berbadan besar,” imbuh Ferdinan.

Sementara itu, Camat Maratua, Ariyanto, menyatakan bahwa perubahan jadwal penerbangan tidak terlalu berdampak besar bagi warga.

Menurutnya, selain pesawat, masyarakat juga banyak menggantungkan transportasi pada jalur laut.

“Senin atau Kamis, tidak terlalu masalah bagi masyarakat,” katanya.

“Tapi kalau bisa ditambah frekuensinya, itu akan sangat membantu geliat pariwisata,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan pesawat perintis, terutama dalam kondisi darurat.

Sebab, kondisi dan cuaca di perairan laut kerap kali tidak bisa diprediksi, sehingga penggunaan jalur transportasi udara masih jadi pilihan untuk kasus darurat. 

“Bukan hanya untuk turis, tapi juga sangat penting saat ada pasien yang harus segera dibawa ke Tanjung Redeb,” tandasnya. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #jadwal #maratua #penerbangan