Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sulap Batok Kelapa Jadi Cuan: Diskoperindag Berau Gelar Pelatihan di Maratua!

Beraupost • Selasa, 25 Maret 2025 | 08:50 WIB
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita.

TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus berupaya mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.

Tahun ini Pemkab berencana mengadakan pelatihan pengolahan batok kelapa di Kampung Bohe Silian, Kecamatan Maratua.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang tersedia sekaligus menciptakan produk cenderamata khas yang dapat menunjang sektor pariwisata.

Apalagi potensi batok kelapa di Bohe Silian cukup besar, tetapi selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat mengolah limbah batok kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, seperti kerajinan tangan, suvenir, dan barang-barang dekoratif lainnya.

"Kami harap ini bisa menjadi salah satu cenderamata khas Maratua yang menarik bagi wisatawan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menyukseskan pelatihan ini.

Ia berharap kerja sama antara pihaknya, pemetintah kampung serta masyarakat dapat berjalan dengan baik agar hasil dari pelatihan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

"Kami sangat mendukung pariwisata, oleh karena itu, kami meminta kerja sama dengan pemerintah Kampung Bohe Silian untuk menyiapkan SDM-nya," kata Eva.

"Dengan SDM yang siap, diharapkan produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar," tambahnya.

Pun pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Diskoperindag Berau dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kalimantan Timur.

Jika tidak ada kendala, pelatihan ini rencananya mulai direalisasikan setelah Hari Raya Idulfitri 2025.

Selain memberikan keterampilan kepada masyarakat, pelatihan ini juga bertujuan untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.

Dengan adanya produk-produk khas yang dihasilkan dari batok kelapa, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Maratua dapat membawa pulang suvenir unik yang menggambarkan keindahan dan budaya daerah.

Eva optimistis bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kampung Bohe Silian, utamanya dari segi ekonomi.

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bisa menjadi langkah awal dalam pengembangan industri kreatif berbasis sumber daya lokal di Berau. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #Pengolahan Batok Kelapa #Disperindag Berau