TANJUNG REDEB – Pembangunan portal elekronik, yang dibangun di pintu masuk Pasar Sanggam Adji Dilayas, kini sudah memasuki babak akhir.
Diwacanakan, serah terima aset kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar SAD, pada akhir bulan Juni 2025.
Disampaikan oleh, Diah Wahab selaku Jabatan Fungsional (Jafung) Tata Bangunan dan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, bahwa saat ini pihaknya masih menghitung jadwal kapan penyerahan aset tersebut dapat dilakukan.
"Penyerahan aset akan dilakukan setelah masa pemeliharaan selesai," ujarnya kepada awak media ini.
Menurutnya, pekerjaan mekanik portal elektronik untuk sistem perparkiran di Pasar SAD ini melibatkan kerjasama dengan pihak penyedia barang dan jasa, yang berbasis di Jakarta.
Pembangunan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan bertujuan untuk mempermudah sistem pengelolaan parkir di pasar tersebut.
"Kan seperti kita ketahui bahwa untuk vendor alat pembangunan portal tersebut dari Jakarta, " ucap dia.
Diah Wahab juga menjelaskan bahwa total anggaran untuk proyek ini mencapai Rp 2,3 miliar yang bersumber dari dana APBD Tahun 2024.
Dana tersebut digunakan untuk menyediakan tiga unit portal elektronik, yang dipasang pada dua pintu depan dan satu pintu belakang pasar.
Salah satu tujuan utama pemasangan portal elektronik ini adalah untuk mengontrol keluar masuknya kendaraan di Pasar SAD dan mencegah kebocoran retribusi parkir.
Pemasangan sistem ini juga dimaksudkan agar arus keluar masuk pengunjung pasar lebih teratur dan tercatat dengan baik.
"Tujuan utama pemasangan portal otomatis adalah agar arus keluar masuk pengunjung pasar lebih terkontrol, sehingga bisa mencegah kebocoran retribusi pengguna kendaraan," jelasnya.
Pemasangan portal ini diharapkan dapat meningkatkan sistem pengelolaan parkir di Pasar SAD dan memastikan retribusi yang lebih transparan.
Dalam hal teknis operasional, pihak DPUPR Berau akan terus berkoordinasi dengan UPTD Pasar SAD untuk memastikan kelancaran penggunaan sistem ini ke depan. (aky/hmd)
Editor : Nurismi