Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Biatan Ulu: Antara Kebutuhan Dasar dan Janji Pembangunan

Beraupost • Jumat, 21 Februari 2025 | 08:58 WIB
BUTUH PERHATIAN: Masyarakat di Kampung Biatan Ulu berharap adanya perhatian dari Pemkab Berau, untuk masalah internet dan air bersih. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
BUTUH PERHATIAN: Masyarakat di Kampung Biatan Ulu berharap adanya perhatian dari Pemkab Berau, untuk masalah internet dan air bersih. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BIATAN - Masyarakat Kampung Biatan Ulu, Kecamatan Biatan, kondisinya cukup memprihatinkan. Pasalnya di kampung tersebut belum tersedia air bersih dan internet.

Kondisi ini tentu menghambat aktifitas dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya. Kepala Kampung Biatan Ulu, Syamsul, menyatakan bahwa keluhan warganya mengenai akses internet yang terbatas sangat memengaruhi kemajuan pendidikan dan pekerjaan mereka. Banyak anak-anak yang kesulitan dalam mengakses pembelajaran daring, sementara masyarakat dewasa juga kesulitan bekerja secara efisien tanpa akses internet yang memadai.

Selain itu, masalah air bersih juga menjadi sorotan. Warga mengaku sering kesulitan mendapatkan pasokan air yang bersih dan layak konsumsi, yang berdampak pada kesehatan dan kenyamanan hidup mereka sehari-hari.

Syamsul meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memberikan perhatian serius terhadap kedua masalah tersebut. Ia berharap Pemkab Berau dapat memperioritaskan penyediaan akses internet yang lebih baik serta peningkatan pasokan air bersih bagi masyarakat Kampung Biatan Ulu.

“Ini adalah kebutuhan dasar yang sangat penting," kata Syamsul.

Ia juga berharap agar Pemkab Berau segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah ini agar masyarakat Kampung Biatan Ulu dapat merasakan dampak positifnya. “Di Kampung Biatan Ulu ini sudah ada lima titik terpasang,” kata dia.

Sebelum adanya wifi dari Pemkab. Masyarakat Biatan Ulu harus berjalan hingga 11 Kilo Meter (KM) untuk bisa mengakses internet. “Harus ke Kampung Biatan Lempake dulu baru kita bisa mengakses internet,” tuturnya.

Dan menurutnya kedua aspek tersebut sudah diajukannya dalam setiap rapat hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#kebutuhan air bersih #berau #kaltim