TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas 17 Agustus (Untag) 1945 Surabaya. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Ball Room, SM Tower Hotel, pada Rabu (12/2).
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menuturkan bahwa kerja sama ini membuka peluang besar dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Banyak hal yang bisa diimplementasikan melalui kerja sama ini, khususnya dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemkab Berau menyambut baik kolaborasi ini dengan Untag Surabaya,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa selama ini cukup banyak lulusan Untag Surabaya yang berkarier di lingkungan Pemkab Berau. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat semakin mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melanjutkan pendidikan mereka.
“Kami tentu akan mengakomodir ASN yang ingin melanjutkan studi, selama sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan lulusan Untag Surabaya di lingkungan Pemkab Berau telah memberikan kontribusi positif.
“Ini menjadi harapan besar bagi kami dalam meningkatkan kompetensi dan kemampuan mereka,” terangnya.
Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Mulyanto Nugroho, menegaskan bahwa kampusnya merupakan salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia, terutama dalam program Pascasarjana dan Doktoral.
“Di Jawa, sulit bagi sebuah universitas membuka program Pascasarjana dan Doktoral tanpa memiliki predikat unggul. Untag Surabaya telah melalui proses panjang untuk meraih status ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program Pascasarjana di kampusnya telah berdiri selama 30 tahun, sementara program Doktoral telah berjalan lebih dari 25 tahun.
“Ini bukan program baru, tetapi telah memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kerja sama ini, pihaknya membuka peluang bagi ASN Pemkab Berau untuk melanjutkan pendidikan di Untag Surabaya dengan biaya yang lebih terjangkau. (sen/hmd)
Editor : Nurismi