Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Long Lanuk: Surga Tersembunyi yang Menanti untuk Dijelajahi

Beraupost • Jumat, 24 Januari 2025 | 10:10 WIB
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir. (IZZA/BP)
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir. (IZZA/BP)

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, mendorong Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung, untuk segera membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis). 

Pembentukan Pokdarwis ini diharapkan dapat membuka peluang bagi kampung untuk menerima bantuan dari Pemkab Berau melalui Disbudpar, guna mengembangkan potensi pariwisata yang ada.

"Saya minta kepada Kepala Kampung Long Lanuk agar segera membentuk Pokdarwis. Dengan adanya Pokdarwis, Disbudpar dapat masuk lebih dalam dan memberikan bantuan yang diperlukan untuk pengembangan pariwisata," ujarnya.

Menurutnya, tanpa adanya organisasi atau komunitas seperti Pokdarwis, sangat sulit bagi pihaknya untuk memberikan bantuan secara langsung.

Bantuan yang diberikan selama ini hanya berupa saran dan imbauan saja, tanpa adanya implementasi yang jelas. Oleh karena itu, pembentukan Pokdarwis menjadi langkah awal yang sangat penting.

Yang paling penting setelah Pokdarwis terbentuk adalah mencari dan menggali potensi pariwisata yang ada di Long Lanuk. Misalnya, potensi alam seperti air terjun, sungai, atau danau yang ada di sana. Semua ini bisa ditata lebih baik jika dikelola dengan serius. 

"Kami tentu akan siap mendampingi untuk memastikan potensi tersebut bisa dikelola dengan baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ilyas menyarankan agar setelah potensi alam ditemukan, pihak kampung juga mulai memikirkan penunjang pariwisata lainnya, seperti kuliner khas dan produk ekonomi kreatif (ekraf) yang bisa ditawarkan kepada wisatawan. 

"Selain alam, kebudayaan Long Lanuk juga bisa ikut dipromosikan. Karena masyarakat Long Lanuk memiliki budaya yang masih terjaga, dan keramahan mereka bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri," ungkapnya.

Meskipun saat ini belum ada Pokdarwis yang terbentuk di Long Lanuk, Ilyas optimis bahwa dengan adanya pembinaan dari Disbudpar, potensi pariwisata di Long Lanuk dapat berkembang. 

"Saya yakin potensi pariwisata di Long Lanuk sangat besar. Misalnya, dengan adanya tarian tradisional, bisa dipadukan dengan potensi alam yang ada, dan ini akan menjadi daya tarik mereka," tambahnya.

Kepala Kampung Long Lanuk, Samuel, mengungkapkan bahwa saat ini kampungnya memang belum memiliki Pokdarwis, tetapi mereka sedang mengarah ke pembentukan tersebut. Targetnya tahun ini, Pokdarwis di Long Lanuk bisa terbentuk. 

"Memang benar, kami belum memiliki Pokdarwis, tetapi kami sedang berusaha untuk membentuknya. Saya baru menjabat, dan ini menjadi salah satu prioritas kami," katanya.

Menurutnya, kegiatan kebudayaan di Long Lanuk selama ini belum terkelola dengan baik, karena belum adanya Pokdarwis yang mengatur dan mengorganisir.

Padahal, kata Samuel, Long Lanuk memiliki potensi besar baik dalam hal pariwisata alam maupun kebudayaan yang masih sangat terpelihara dengan baik.

"Potensi pariwisata di Long Lanuk sangat banyak. Kami memiliki kebudayaan dan kearifan lokal yang masih terjaga," ujarnya. 

Selain itu, keindahan alam yang meliputi batu karst di pinggir sungai, kuburan bahari, air terjun, dan hutan yang masih sangat asri bisa menjadi daya tarik wisatawan.

Bahkan, Long Lanuk juga masih memiliki danau dan air terjun yang belum banyak diketahui orang.

Samuel berharap setelah Pokdarwis terbentuk, Disbudpar bisa memberikan pembinaan dan dukungan untuk pengembangan potensi pariwisata yang ada.

Dirinya pun sempat berkomunikasi langsung dengan Disbudpar untuk meminta arahan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam pengelolaan pariwisata di Long Lanuk.

Di sisi lain, Long Lanuk telah memiliki Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang bernamam Lanuk Permai. Juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan ekonomi di sana.

BUMK ini bahkan sempat mengikuti lomba BUMDes se-Kaltim dan meraih juara pertama. 

Unit usaha andalan BUMK Lanuk Permai mencakup penyediaan air galon ke perusahaan, labor supply, alat tulis kantor (ATK), serta usaha penjualan tabung gas.

Keberhasilan BUMK ini menunjukkan bahwa Long Lanuk memiliki potensi yang cukup untuk berkembang di berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata.

"Kami berharap kerjasama dengan pemerintah daerah serta pihak keyigaybisa berjalan dengan lancar untuk mendorong perkembangan Kampung Long Lanuk," tutupnya. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#pokdarwis #Kabupaten Berau #kaltim #desa wisata #Long Lanuk