Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bupati Perintahkan EO Turunkan Harga Sewa Tenda Selama Pegelaran Berau Expo

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 16 Agustus 2024 | 22:39 WIB
RAPAT LANJUTAN: Jajaran Pemkab Berau bersama EO Mata Sanggam saat melakukan rapat lanjutan persiapan Berau Expo tahun 2024, di Ruang Rapat Kakaban Setkab Berau, Kamis (15/8).
RAPAT LANJUTAN: Jajaran Pemkab Berau bersama EO Mata Sanggam saat melakukan rapat lanjutan persiapan Berau Expo tahun 2024, di Ruang Rapat Kakaban Setkab Berau, Kamis (15/8).

TANJUNG REDEB - Berau Expo bakal kembali digelar tahun ini, rencana agenda tahunan itu akan dilaksanakan selama 10 hari, sejak 25 Agustus hingga 3 September mendatang.

Menjelang pelaksanaannya, beredar kabar bahwa sewa tenda Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) nanti cukup besar, yakni Rp 4 juta selama 10 hari. Hal itu pun telah diketahui Bupati Berau Sri Juniarsih. Untuk itu dia meminta agar biayanya dapat ditekan, sehingga tidak membebankan pelaku usaha.

Bupati menginginkan event tahunan tersebut dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi kepada masyarakat. "Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat karena biaya sewa yang terlalu mahal. Apalagi ini hiburan rakyat untuk masyarakat," ucapnya.

Selain itu, bupati juga menyebutkan bahwa Berau Expo digelar sebagai salah satu langkah untuk penyebaran informasi kepada masyarakat terkait program pemerintah daerah, utamanya 18 program unggulan. Masih sama seperti tahun lalu, lokasinya berada di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb.

"Kami ingin masyarakat tahu kerja nyata pemerintah daerah. Terlebih selama tiga tahun kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Berau Gamalis sudah banyak program yang terealisasi, bahkan terus berproses," terangnya.

Adapun tema tahun ini adalah "Wisata Maju, Ekonomi Kuat, Berau Sejahtera" diisi dengan beberapa artis ibu kota seperti D'masiv pada pembukaan dan ditutup dengan penyanyi solo, Rizky Febian. Di tengah kegiatan ada juga bintang tamu seperti Gilgacoustic, Hello dan Yuhu.

Seiring dengan penerbangan perdana Berau-Bali, Berau-Jogjakarta dan sebaliknya pada 29 Agustus, Pemkab Berau juga berencana mengundang beberapa pejabat dari Bali dan Jogjakarta untuk datang dan menyaksikan gelaran Berau Expo.

"Kalau bisa pada 29 Agustus ada hiburan yang dapat disajikan kepada tamu undangan," katanya.

Sementara Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menyampaikan, tahun lalu rencananya Berau Expo bakal digelar di UMKM center di Jalan Sultan Agung. Sayangnya, tahun ini di lokasi tersebut baru sampai tahap pematangan lahan, sehingga pihaknya tidak bisa memaksa dilaksanakan di sana.

Sehingga tahun ini lokasinya masih sama yakni di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb. "InshaAllah tahun depan jika UMKM center sudah dibangun, Berau Expo bisa digelar di sana," ucapnya.

Adapun Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menjelaskan, pihaknya sebagai instansi teknis telah menyiapkan anggaran Rp 3 miliar untuk Berau Expo, dilengkapi 120 stand di dalam tenda roder.

Secara umum, kegiatan tersebut gratis. Namun pihaknya tidak membatasi pihak EO untuk menyewakan tenda bagi UMKM di luar kontrak yang telah disepakati. "Dan biaya tersebut di luar dari kontrak dan dikelola langsung oleh pihak EO," ucapnya.

Adapun stand yang mengisi tenda roder terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di yang ada Kabupaten Berau, serta UMKM binaan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

"Untuk stand di dalam tenda roder telah disiapkan sebanyak 120 stand. Kami prioritaskan untuk 15 UMKM binaan Diskoperindag dan 7 binaan Disbudpar Berau," paparnya.

Sementara Direktur Event Organizer (EO) Mata Sanggam, Morten, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan layout penawaran Berau Expo tahun 2024 dan mempresentasikannya di depan Bupati Berau Sri Juniarsih, dalam rapat lanjutan persiapan Berau Expo 2024 di ruang Rapat Kakaban Setkab Berau, Kamis (15/8).

"Dari penawaran kami para rapat hari ini (kemarin) ada beberapa saran, masukan, dan evaluasi dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian, termasuk bupati Berau," terangnya.

Salah satunya adalah biaya sewa tenda UMKM yang dinilai terlalu mahal. Pihaknya menyiapkan sekitar 100 tenda berbayar bagi UMKM, dengan harga Rp 4 juta selama 10 hari.

Namun pihaknya akan mengevaluasi kembali agar harga tersebut dapat ditekan. Dalam hal ini, pihaknya menggandeng Ikatan Kuliner Pedagang Kaki Lima (IKPKL) Berau untuk membantu menyiapkan penyewaan tenda berbayar.

"Kita akan komunikasi lagi dengan IKPKL Berau, karena mereka yang tahu kemampuan anggotanya serta data pedagang. InshaAllah bisa turun, itukan data maksimal yang mereka hitung," bebernya.

Selain itu, dirinya juga menyiapkan ruang bagi pelaku usaha yang hanya memakai meja saja. Belum dapat dipastikan jumlahnya, namun disebutnya sekitar 50 meja saja.

Terlebih pihaknya juga mendapat evaluasi agar jumlah pedagang tidak terlalu banyak, karena dikhawatirkan menganggu kelancaran lalu lintas.

"Kami harap kesadaran masyarakat, pedagang, hingga peserta expo agar di area lapangan bisa steril. Berkaca dari tahun lalu, tempat kita juga terbatas," ujarnya.

Sementara pihaknya bakal mengevaluasi rundown pada 29 Agustus, berdasarkan permintaan bupati Berau. Sebenarnya diungkapkan Morten, pihaknya wajib menyiapkan artis saat pembukaan dan penutupan saja. Bintang tamu yang lain hanya sisipan saja, supaya Berau Expo tetap ramai.

"Kalau ada permintaan seperti ini, kami buka peluang bagi siapapun yang mau membantu. Kami juga akan koordinasi dengan artis yang dijadwalkan mengisi acara, apakah bisa digeser. kalau tidak bisa kita usahakan mencari tambahan yang lain," tutupnya. (*/aja/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#hut #berau #RI #expo