TANJUNG REDEB – Anggaran Rp 1 miliar dikucurkan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau untuk pemasangan lampu lalu lintas di simpang Jalan Murjani II-Diponegoro, Tanjung Redeb.
Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng mengatakan, pemasangan lampu lalu lintas ini dilakukan sebagai langkah menciptakan arus lalu lintas yang tertib dan kondusif. Sebagaimana wilayah tersebut telah berkembang dan menjadi padat belakangan ini.
Dirinya menerangkan, pemasangan lampu bakal segera rampung dalam pekan ini. Sehingga akan segera masuk dalam uji coba sebagai sarana pengenalan sebelum akhirnya beroperasi secara utuh.
“Memang dari arah Diponegoro II padat, terutama anak-anak sekolah,” ujarnya.
Dengan pemasangan lampu lalu lintas ini, diharapkan bisa mengatur laju pergerakan kendaraan saat melintasi persimpangan. Sehingga, bisa meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Apalagi saat ini memang padat dari sisi Murjani II. Karena sekarang ada pujasera, sehingga padat,” paparnya.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pemasangan lampu lalu lintas, Hudan Firdaus mengungkapkan, pemasangan lampu lalu lintas di simpang Murjani-Diponegoro itu menelan anggaran Rp 1 Miliar. Di mana, penggunaan sistem terbaru pada lampu lalu lintas sudah Smart Air Traffic Control System (ATCS).
“Memang untuk yang baru ini sudah yang smart, berbeda dengan yang kami miliki saat ini,” ujarnya.
Kelebihannya, dijelaskan Hudan, Smart ATCS mampu mendeteksi ruas jalan dengan kepadatan berlebih. Sehingga nantinya, pengendara akan mendapatkan kesempatan berjalan yang lebih lama, sedangkan ruas dengan kepadatan paling sedikit bisa mendapat kesempatan berhenti lebih lama.
“Ini akan otomatis dan diterapkan di jam-jam tertentu,” ungkapnya.
Pemasangan lampu lalu lintas di wilayah simpang Murjani-Diponegoro, sudah lama diusulkan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau. Supaya mengatur dan mengamankan pergerakan di wilayah yang kini semakin padat itu.
“Nanti akan ada uji coba dulu, kalau oke selanjutnya akan beroperasi. Untuk uji coba nanti mungkin menyalakan lampu oren saja sebagai bentuk informasi,” pungkasnya. (sen/arp)