Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dorong Maksimalkan Potensi melalui BUMK

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Sabtu, 20 Juli 2024 | 17:16 WIB
MAKSIMALKAN POTENSI: Salah satu unit usaha kampung, yaitu ayam petelur milik Pemerintah Kampung Labanan Makarti, Teluk Bayur.
MAKSIMALKAN POTENSI: Salah satu unit usaha kampung, yaitu ayam petelur milik Pemerintah Kampung Labanan Makarti, Teluk Bayur.

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Sri Juniarsih mendorong 100 kampung di Kabupaten Berau untuk mengoptimalkan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Dengan membuat unit usaha sesuai potensi yang dimiliki.
Keberadaan BUMK, kata Sri Juniarsih agar kampung tidak hanya berpatokan pada Alokasi Dana Kampung (ADK), tapi telah memiliki pendapatan asli kampung (PAK).

Menurutnya, tidak selamanya nilai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau dan ADK itu tinggi. Dengan potensi kampung yang terus ditingkatkan, maka dapat menyumbang PAK di masing-masing kampung.

“BUMK dapat dioptimalkan sesuai potensi, diwanti-wanti jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” ucapnya.

Terlebih sudah ada dua kepala kampung yang berprestasi karena berhasil meningkatkan potensi kampungnya. Diharapkannya, dua kampung berprestasi itu menjadi percontohan bagi kampung lain untuk mengikuti jejak yang sama.

“Potensi 100 kampung sangat luar biasa. Saya yakin jika dikelola dengan baik kampung akan bergerak lebih maju. Manfaatkan ADK dengan baik, jalin sinergi dengan BPK LKM dan perangkat kampung dan pihak ketiga,” tegasnya. 

Ia meminta kepala kampung untuk merangkul masyarakat, dan merespons apa yang menjadi harapan mereka. Keaktifan itulah yang menjadi harapan bagi masyarakat.

Namun harus diingat agar dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Jika ada yang tidak dipahami, dipersilakan untuk berkonsultasilah dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau.

“Kami siap mendampingi kampung agar bisa mengelola ADK dan BUMK supaya sesuai regulasi yang ada,” tuturnya.

Seperti halnya di Kecamatan Pulau Derawan, semua kampungnya telah memiliki BUMK masing-masing dan aktif dengan unit usahanya yang bergerak di berbagai bidang.

Beberapa unit usaha bahkan telah menyumbang PAK, terutama untuk unit pariwisata yang menjadi unggulan di Kecamatan Pulau Derawan.

“Kampung Teluk Alulu yang paling aktif,” kata Camat Pulau Derawan, Samsudin.

Pihaknya juga berencana ingin menggerakkan BUMK bersama, gabungan dari empat kampung di sana. Namun, setelah terbentuk, BUMK bersama masih belum juga berjalan.

Lantaran terkendala beberapa hal, seperti bahan baku dan jaringan listrik yang belum bisa masuk. Kebutuhan listrik itulah yang didorong untuk dapat beroperasi di lokasi BUMK bersama.

“Tapi kami akan mengusahakan BUMK bersama ini bisa berjalan. Karena kami juga ingin memaksimalkan potensi kampung di Pulau Derawan sehingga dapat meningkatkan pendapatan kampung dan masyarakat itu sendiri,” terangnya.

“Kami meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu menjalankan BUMK bersama ini,” harapnya. (*/aja/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#umkm #BUMK