Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Faktor Usia dan Galian Drainase Penyebab Lampu Lalu Lintas di Tanjung Redeb Mati

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 10 Juli 2024 | 16:16 WIB
TAK BERFUNGSI: Lampu lalu lintas di simpang empat Jalan Durian I dengan Mangga I, Tanjung Redeb mengalami kerusakan.
TAK BERFUNGSI: Lampu lalu lintas di simpang empat Jalan Durian I dengan Mangga I, Tanjung Redeb mengalami kerusakan.

TANJUNG REDEB – Lampu lalu lintas atau traffic light di ruas Jalan Durian I dan Jalan Mangga II tidak dapat berfungsi dengan semestinya. Kondisi itupun menyebabkan kendaraan berlalu lalang menjadi berbahaya.

Salah seorang pedagang sekitar lampu merah di Jalan Durian II, Andri Habibi mengatakan, arus kendaraan menjadi tak terkendali akibat tidak aktifnya lampu lalu lintas tersebut.

“Kendaraan ini (jalan, red) terus gak ada berhentinya, tanpa macet. Kalau yang kemarin lampunya aktif kadang ada macet, nunggu giliran,” ungkapnya kepada awak media ini, Selasa (9/7).

Dengan kondisi itu, Andri merasa khawatir terhadap kendaraan yang tidak mau mengalah atau menyerobot jalan. Karena berpotensi menyebabkan kecelakaan di daerah tersebut.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Noorinsani menjelaskan, tidak berfungsinya lampu lalu lintas di beberapa titik, diakibatkan oleh penggalian tanah untuk membuat drainase. Hal tersebut menyebabkan kabel yang terhubung ke mesin induk mengalami gangguan.

“Sistemnya masih pakai kabel konvensional, sebagian sistemnya terganggu akibat galian drainase,” jelasnya.

Penggalian drainase, diduga memutus penyambung lampu lalu lintas. Akibatnya, lampu di sekitar tempat penggalian tidak dapat berfungsi dengan semestinya. Kemudian faktor usia lampu lalu lintas yang sudah tua juga menjadi penyebab.

“Keterbatasan kami dengan mesin yang sudah tua, sistem kabel yang susah dicari cacatnya. Jadi sudah kami perbaiki, ada lagi rusaknya,” beber Noorinsani.

Saat ini, pihaknya akan terus melakukan perbaikan dan pemantauan di lapangan, agar lampu lalu lintas segera aktif untuk mengatur arus kendaraan secara normal kembali.

“Kami usahakan, tetap kami bertanggung jawab, mudah-mudahan lampu traffic itu bisa tetap bagus,” harapnya.

Lebih lanjut, Noorinsani menyebut, kerusakan yang terjadi pada traffic light akan diperbaiki sesuai kemampuan teknisi di lapangan. Sebab perbaikan yang dilakukan saat ini, tidak menjamin lampu lalu lintas tidak akan mengalami kerusakan di kemudian hari.

“Ibarat mobil atau radio tua, kami sudah perbaiki sana sini, tapi tetap ada yang error, padahal sudah diganti sani sini,” pungkasnya. (mlt/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#gangguan #Lampu Lalu Lintas #jalan