Ustaz Yusuf, Dosen Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam STIT Muhammadiyah Berau, turut mengingatkan bahwa berpuasa atau menjalankan ibadah puasa dapat memberikan hikmah tentang bersyukur, hal itu dijelaskan dalam firman Allah SWT, Al Quran Surat Al-Baqarah, ayat 185 ‘semoga kalian bersyukur’.
ANGGORO FADJAR SUSENO, Tanjung Redeb
DIUTARAKANNYA, ketika berpuasa seseorang merasakan lapar, hal ini menunjukkan kita sebagai manusia merupakan makhluk biologis yang diciptakan membutuhkan makan dan minum.
Sehingganya, semakin tinggi ingatan manusia terhadap nikmat itu, nantinya akan membuat manusia semakin bersyukur kepada Allah SWT.
“Bayangjan sejak pagi kita menahan lapar, sebetulnya tidak lama. Begitu tidak makan dan minum, kita merasakan lapar dan haus,” ujarnya.
Hal itu lah semestinya, membuat manusia sadar akan kebutuhan makan dan minum dan membuat kita bersyukur. Bagaimana sehari-hari manusia di luar Ramadan bisa makan dan minum dengan leluasa, namun selama Ramadan umat muslim diminta untuk menahan itu.
“Dari situ seharusnya kita bisa lebih bersyukur,” tuturnya.
Selain menahan lapar dan haus, kenikmatan ibadah lebih terasa selama Ramadan. Ketika di bulan suci ini, banyak umat muslim berlomba-lomba menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. “Pada saat itu, hawa orang beribadah dan mendekatkan diri ke Allah SWT lebih kuat,” jelasnya. Semakin banyak ibadah yang dijalankan, dengan rasa syukur yang besar menjadikan umat muslim semakin berlomba-lomba menjalankan ibadahnya. “Itu bisa kita rasakan, dan memperbesar rasa syukur itu ketika Ramadan,” ujarnya.
Ibadah sendiri merupakan wujud rasa syukur umat muslim. Bahkan hal ini pernah ditanyakan istri Rasullullah, Aisyah RA. Aisyah RA melihat Rasullullah melaksanakan salat malam hingga kakinya bengkak, maka ditanyakan, mengapa Rasulullah melaksanakan hal demikian, padahal semua tahu bahwa Rasulullah adalah orang yang maksum.
“Dijawab dengan tawadu, wahai Aisyah, apakah engkau tidak mau melihat saya (Rasulullah, red) menjadi hamba yang bersyukur,” ujarnya.
Hal itu menjadi gambaran bagi manusia, bahwa ibadah yang dilakukan Rasulullah adalah rasa syukur yang mendalam. Ibadah akan melatih rasa syukur dan menambah terus rasa syukur kepada Allah SWT.
"Dalam ayat Alquran, maka ingatlah kepada-Ku (Allah SWT, red), dan Aku pun akan mengingatmu dan bersyukurlah kalian, dan jalanganlah ingkar. Semoga puasa kita bisa dijalani dengan baik," pungkasnya. (sam)