Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

2 Titik di Berau Lagi Rawan Longsor

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 6 Maret 2024 | 13:30 WIB
DIPERBAIKI: Perwakilan BJN di Berau, melakukan perbaikan pada ruas jalan Kilometer (KM) 38 yang terdampak longsor hingga menghambat arus lalu lintas di jalan penghubung antara Berau dan Bulungan.
DIPERBAIKI: Perwakilan BJN di Berau, melakukan perbaikan pada ruas jalan Kilometer (KM) 38 yang terdampak longsor hingga menghambat arus lalu lintas di jalan penghubung antara Berau dan Bulungan.

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Berau beberapa hari belakangan ini menyebabkan badan jalan amblas di Kilometer (KM) 38 Jalan Poros Berau-Bulungan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/3) lalu.

Koordinator Lapangan Ruas Jalan Nasional di Berau, Supriyanto, membenarkan kejadian tersebut. Dimana pada ruas jalan di kilometer 38, jalan tersebut amblas di hampir dua ruas jalan, sehingga menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas. “Sejak malam tadi (Senin malam, red) saya berada di lokasi untuk melakukan penanganan,” ungkapnya, kemarin (5/3).

Saat ini pun dipastikannya penanganan telah dilakukan pada ruas tersebut, namun penanganan yang dilakukan merupakan penanganan sementara, agar kendaraan yang ada bisa melintas kembali.

“Alhamdulillah sudah tertangani, sudah bisa lancar, kerusakannya sudah tidak terlalu besar,” jelasnya.

Akunya, kerusakan jalan memang cukup dalam, sehingga sejak malam kejadian dirinya mengambil langkah melakukan penimbunan menggunakan tanah sebagai penanganan awal agar bisa dilintasi dan tidak menyebabkan putusnya akses transportasi masyarakat. “Hanya agak dalam, kami timbun sehingga bisa lewat termasuk untuk kendaraan berat, penanganan sementara,” ungkapnya.

Pihaknya akan segera melakukan pengusulan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mendapatkan pekerjaan perawatan permanen pada ruas jalan tersebut. “Untuk penanganan permanennya mau diusulkan,” terangnya.

Dirinya sendiri belum bisa memastikan kapan pekerjaan itu bisa dilaksanakan, sebab dalam waktu dekat dirinya akan mengajukan lebih dulu desain penangannya seperti apa. Ketika didapati seperti apa desain penanganannya, baru bisa dikerjakan.

“Itu kita belum tahu, karena mau ajukan desain penanganannya seperti apa baru bisa dikerjakan,” ujarnya.

Dikatakan, memang curah hujan yang tinggi belakangan menyebabkan terjadinya longsor akibat limpasan air hujan yang tidak sedikit. Hal inilah yang menyebabkan ruas jalan di kilometer 38 mengalami longsor. “Curah hujan tinggi, kemungkinan ada celah air masuk jadi menyebabkan longsor,” terangnya.

Diakunya juga, tidak hanya pada ruas jalan kilometer 38 yang mengalami longsor, terdapat dua titik lagi yang disinyalir rawan longsor, apalagi saat ini tengah memasuki masa musim hujan.

“Kemarin prioritas itu ada 2 titik lagi, cuma ini mengusulkan ke kementerian untuk menganggarkan itu,” jelasnya.

Untuk kedua titik lainnya, dikatakan berada di ruas kilometer 21 dan 25, dimana pada kedua titik itu dikatakan terjadi keretakan jalan yang ditakutkan akan terjadi hal serupa seperti di kilometer 38 yang menyebabkan jalan longsor.

“Pada kilometer 21 dan 25 sudah ada keretakan, sehingga ini memerlukan penanganan segera,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan, kerusakan jalan terjadi pada ruas jalan nasional, sehingga dirinya sejauh ini selalu melakukan koordinasi kepada petugas Balai Jalan Nasional (BJN). “Sejauh ini, kalau ada kerusakan jalan nasional kita langsung koordinasi,” ungkapnya.

Dirinya pun berkomitmen untuk melakukan koordinasi intens jika sedianya terjadi kerusakan jalan nasional yang memiliki kondisi parah. Sebagaimana jalan tersebut juga merupakan akses masyarakat dan mobilisasi kegiatan masyarakat sehari-harinya.

“Jika memang ada, yang sekiranya harus dibicarakan secara khusus kami siap dan akan melaksanakannya,” pungkasnya. (*/sen/sam)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#longsor #berau #jalan #akses