Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Camat Sambaliung Beri Atensi, Cegah Buaya Ganggu Tambak Masyarakat di Sukan Tengah

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Kamis, 15 Februari 2024 | 11:30 WIB
DIAMANKAN: Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin saat di atas mobil BPBD yang akan mengantar buaya sepanjang 4,77 meter ke Kantor BKSDA Berau.
DIAMANKAN: Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin saat di atas mobil BPBD yang akan mengantar buaya sepanjang 4,77 meter ke Kantor BKSDA Berau.

SAMBALIUNG – Camat Sambaliung, Ahmad Juhri menerangkan bakal berusaha membantu Kampung Sukan Tengah untuk lepas dari gangguan buaya yang kerap merugikan tambak masyarakat. Terlebih kemunculannya beberapa hari lalu jadi pengingat permasalahan buaya di Kampung Sukan Tengah perlu pembenahan.

“Kami menaruh atensi, apalagi yang terganggu usaha masyarakat. Kami akan bantu cari jalan keluarnya,” terangnya, Rabu (14/2).

Ke depan, pihaknya akan menghubungkan Pemerintah Kampung Sukan tengah dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menuntaskan hal tersebut. Sehingga, permasalahan masyarakat selama ini akan menemukan jalan keluarnya.

“Memang hal ini cukup meresahkan, kami akan follow up terus,” tuturnya.

Di samping itu, dirinya mendorong setiap kampung memaksimalkan potensi kampungnya. Khusus Kampung Sukan Tengah, selain fokus pemanfaatan Daerah Aliran Sungai (DAS) baik untuk kegiatan tambak ataupun wisata, juga bisa mengoptimalkan sumber usaha lain seperti hasil tenun.

“Kami kan memang ada sentra tenun, sehingga itu juga masuk dalam sektor yang bisa dimaksimalkan,” tuturnya.

Selain sentra tenun di Kampung Sukan Tengah, beberapa komoditas unggulan di beberapa kampung juga akan dikembangkan. Baik hasil produksi UMKM hingga produksi kakao yang baik dari beberapa kampung di Sambaliung.

“Misalnya di Long Lanuk itu kita punya hasil kakao yang baik, akan kita kembangkan juga,” tuturnya.

Dirinya menegaskan akan terus mengawal penanganan keluhan masyarakat di wilayah Sambaliung. Sehingga seluruh kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada gangguan yang membahayakan masyarakat sendiri.

Sebelumnya, seekor buaya berukuran bongsor, dengan panjang mencapai 4,77 Meter memasuki kawasan pemukiman di RT 12 Kampung Sukan Tengah, Sambaliung pada Senin (12/2) pagi. Buaya tersebut terlihat tersangkut di parit depan rumah warga.

Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin menerangkan laporan dilakukan oleh ketua RT 12 kepada dirinya melalui sambungan telepon pada pukul 06.00 Wita. Melalui laporan itu, diketahui buaya tersangkut di parit pemukiman warga.

Sejauh ini, keberadaan buaya tidak pernah memakan korban jiwa, namun masyarakat tentu merasakan keresahan dengan kemunculannya. Bahkan, beberapa waktu lalu, warga di RT 1 sempat dan pernah dikejar buaya saat berada di tepi Sungai Beribit.

“Memang keberadaannya kerap memakan tambak masyarakat, sehingga kerap menimbulkan kerugian. Saya menilai ini hama,” tuturnya. (sen/arp)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #buaya #sambaliung