TANJUNG REDEB – Setelah tarif di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) naik. Kini, sistem masuk hingga transaksi pembayaran dari tunai ke digital pun akan merambah ke Pasar SAD.
Seperti yang dijelaskan Kepala Bidang Sarana Perdagangan Diskoperindag Berau, Abdurrachim, pihaknya sudah menganggarkan pemasangan portal digital di pintu masuk Pasar SAD.
“Ya semoga bisa segera direalisasikan, karena nanti wujud revitalisasi pasar bersifat keseluruhan portal digital, perbaikan atap, dan pemasangan listrik token di setiap kios,” ujarnya kepada awak media.
Selain itu, kata dia, adanya portal digital nantinya bisa mengontrol retribusi yang masuk ke UPTD Pasar SAD. “Bahkan, saya berharap akan menjadi sistem transaksi non tunai dan tanpa perlu penjagaan di pintu masuk dan keluar,” bebernya.
Rencananya, portal digital ini akan ada di tiga titik, yaitu dua pintu masuk dan keluar untuk motor maupun mobil yang berada di bagian depan pasar. Serta satu titik di pintu keluar masuk semua kendaraan yang berada di belakang pasar, atau di dekat pasar subuh.
“Jadi pengajuan ini sebenarnya sudah berkali-kali, tetapi anggaran daerah pada tahun 2020 lalu ternyata terganggu oleh pandemi Covid-19,” tuturnya.
“Sehingga anggaran harus dialihkan, dan sebagai dampaknya, program yang diajukan banyak yang tertunda karena kurangnya anggaran,” tambahnya.
Ditanya mengenai teknis proses revitalisasi, Abdurrachim menyebut diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. “Revitalisasi ini mencakup pembenahan fasilitas Pasar SAD,” ungkapnya.
“Semoga saja bisa terealisasi tahun ini, sehingga semua bisa berjalan dengan baik,” tandasnya. (aky/arp)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi