Sempat Minta Obat Asam Urat ke Kakak, NW Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah Usai Menghilang Sepekan

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 15:25 WIB
EVAKUASI: Pihak Kepolisian, TNI, PMI dan Disdamkarmat melakukan evakuasi terhadap jasat NW yang ditemukan meninggal di rumahnya. (DISDAMKARMAT UNTUK BERAU POST)
EVAKUASI: Pihak Kepolisian, TNI, PMI dan Disdamkarmat melakukan evakuasi terhadap jasat NW yang ditemukan meninggal di rumahnya. (DISDAMKARMAT UNTUK BERAU POST)

 

BERAU POST - Warga Jalan Pangeran Diulu, RT 05, Gang Sepakat, Kecamatan Gunung Tabur, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki, berinisial NW (42) pada Selasa (7/4) sekira pukul 20.00 Wita. 

Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Resort Gunung Tabur. Usai mendapat informasi tersebut, tim Polsek bersama TNI, Disdamkarmat, dan juga PMI langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Menurut Keterangan Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi, Disdamkarmat Berau, Muhammad Alimi Zain, korban ditemukan oleh kaka kandungnya, yang rumahnya memang berada di depan rumah korban. Saat itu korban sudah hampir seminggu tidak kelihatan.

“Terakhir itu korban mengobrol pada Rabu (1/4) lalu. Itu terakhir korban terlihat,” katanya.

Ia melanjutkan, usai korban meminta obat asam urat kepada kakanya, korban masuk ke dalam rumah. Dan sudah tidak terlihat lagi. Sepekan kemudian, kaka korban san tetangga mencium bau tidak enak. Saat dicek, korban sudah meninggal dunia.

“Dari ciri di lokasi, kami tidak temukan tanda luka,” ucapnya.

Korban akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, untuk dilakukan visum. “Langsung dibawa (kamar jenazah,red),” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Gunung Tabur, Iptu Putu Ari Sanjaya, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan, timnya masih berada di TKP untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi terkait kematian korban.

“Benar, kami masih di TKP,” singkatnya. (hmd)

Editor : Nurismi
ditemukan meninggal polres berau Gunung Tabur