Siapkan Lahan 3 Hektare, Berau Bakal Punya Pusat Rehabilitasi Narkoba Sendiri di Kawasan BNNK Baru

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 12:30 WIB
Ketua BNNK Berau, Gamalis. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Ketua BNNK Berau, Gamalis. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

 

BERAU POST - Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Berau, Gamalis berkomitmen memerangai narkotika di Bumi Batiwakkal.

Bukti keseriusan ini, dibuktikan dengan pemkab menyiapkan lahan seluas 3 hektar untuk pembagunan gedung BNNK.

“Pembentukan BNNK harus diawali dengan kehadiran kantor perwakilan BNNP di daerah. Itu merupakan syarat utama yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kantor perwakilan tersebut akan menjadi dasar sebelum BNNK resmi berdiri di Kabupaten Berau.

Skema ini juga telah diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia sebagai bagian dari prosedur pembentukan lembaga.

Sebagai bentuk kesiapan konkret, Pemkab Berau telah menyediakan lahan di Kecamatan Gunung Tabur. Lokasinya dinilai strategis. 

“Lahan sudah kita siapkan, luasnya tiga hektare. Secara umum, persyaratan dasar sudah kita penuhi,” jelas Gamalis.

Meski demikian, pemerintah daerah belum dapat memastikan kapan pembangunan fisik akan dimulai. Saat ini, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis serta tahapan lanjutan dari BNNP Kalimantan Timur.

“Untuk target pembangunan belum bisa dipastikan. Saat ini fokus kita memang pada pemenuhan persyaratan awal, termasuk penyediaan lahan,” tambahnya.

Gamalis memperkirakan pembangunan BNNK di Berau baru dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.

Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan yang diusulkan pada tahun 2026, dengan kemungkinan pelaksanaan fisik pada 2027 hingga 2028. 

“Prosesnya panjang, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pembangunan. Jadi kemungkinan baru berjalan dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” terangnya.

Lebih lanjut, kawasan yang telah disiapkan tidak hanya akan difungsikan sebagai kantor BNNK, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

Di antaranya gudang penyimpanan barang bukti yang seluruhnya harus memenuhi standar keamanan tinggi. Tak hanya itu, Pemkab Berau juga membuka peluang pembangunan pusat rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.

Meski masih dalam tahap kajian, rencana ini diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif dalam penanganan masalah narkotika di daerah. 

“Harapannya, kehadiran BNNK nanti bisa memperkuat upaya pemberantasan narkoba sekaligus menekan angka penyalahgunaan yang masih menjadi perhatian serius,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
BNNK Berau pemkab berau rehabilitasi