BERAU POST - Pencarian hari kedua terhadap R belum membuahkan hasil. Pihak Polsek Derawan, TNI AL, Disdamkartan dan juga Basarnas, masih melakukan berbagai upaya agar dapat menemukan korban.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan, Disdamkartan Berau, Nofian Hidayat menjelaskan, metoade pencarian dilakukan dengan empat cara yakni, visual open water, visual survival, diving di titik lokasi, serta tradisional, yakni mancing, rawai dan pengunaan jaring.
“Jarak pencarian kami perjauh, hinggga 2 mil dari korban tenggelam,” ujarnya.
Menurut Nofian, korban tenggelam di titik koordinat N212,061,E118,1,627. Korban terakhir menggunakan baju berwarna hitam dan celana hitam. Tidak hanya tim gabungan melakukan pencarian, namun juga masyarakat dan nelayan bahu membahu membantu.
“Titik terakhir korban tenggelam dilakukan penyaman, namun belum membuahkan hasil pasti,” katanya.
Pencarian dilakukan hingga sore hari, sedangkan untuk malam hari tidak bisa dilakukan pencarian akibat pencahayaan yang minim. Selain itu, Nofian menambahkan, untuk cuaca sangat bersahabat.
“Tidak ada kendala, hanya air keruh saja,” tambahnya.
Terpisah, Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto menambahkan, keluarga korban masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami terus melakukan pencarian, semoga segera ditemukan,” singkatnya.
Sebelumnya, R (10) wisatawan asal Kalimantan Utara (Kaltara), tenggelam saat asyik berenang di Pantai Ulingan, Derawan, pada Minggu (5/4) sekira pukul 14.30 Wita.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto menegaskan, korban bersama dua rekannya berenang di pinggir pantai, kemudian saksi yakni Muhammad Ariandi (53), ia sedang mencari tudai, dan melihat korban dan dua rekannya. Saksi sempat berteriak untuk menunggu dirinya, namun mereka tidak menjawab.
“Saksi mengingatkan korban dan rekannya, agar tidak terlalu ke tengah, dan korban tenggelam,” pungkasnya. (hmd)
Editor : Nurismi