BERAU POST – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kaltimtara untuk mempererat hubungan dengan jajaran pemasyarakatan serta warga binaan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan, Kantor Wilayah Ditjenpas Kaltimtara melakukan kunjungan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT), yang rangkaiannya ditutup di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb.
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kaltimtara, Endang Lintang Hardiman bersama jajaran pejabat kanwil.
Rombongan disambut Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana dan jajarannya serta warga binaan.
Endang Lintang Hardiman menjelaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda kunjungan seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat hubungan antara kantor wilayah dengan jajaran UPT serta warga binaan di seluruh wilayah Kaltimtara.
“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Kanwil dengan jajaran UPT, sekaligus dengan warga binaan di seluruh wilayah Kaltimtara,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebelum tiba di Berau, rombongan kanwil telah lebih dulu mengunjungi sejumlah daerah lain seperti Nunukan dan Tarakan.
Kunjungan ke Rutan Tanjung Redeb menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan sebelum rombongan kembali ke Samarinda.
Selain menjalin silaturahmi, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memantau langsung pelaksanaan berbagai program pembinaan yang dijalankan selama Ramadan.
Dari hasil peninjauan, Endang menilai program pembinaan di Rutan Tanjung Redeb berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.
“Kami melihat kegiatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan berjalan dengan baik,” katanya.
Rombongan kanwil juga menyaksikan sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan pihak rutan, seperti penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sekitar serta anak-anak panti asuhan. Bahkan, ada warga binaan yang berhasil menghafal Alquran.
“Kami melihat ada tiga warga binaan yang sudah hafal Alquran. Ini menunjukkan program pembinaan kepribadian di Rutan Tanjung Redeb berjalan dengan baik,” ungkap Endang.
Ia juga mengapresiasi program yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berbuka puasa bersama keluarga.
Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menjaga kedekatan emosional antara warga binaan dengan keluarganya.
“Tidak semua lapas atau rutan bisa melaksanakan kegiatan berbuka bersama keluarga, karena biasanya petugas juga memiliki kesibukan tinggi selama Ramadan,” jelasnya.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa lapas dan rutan merupakan tempat pembinaan, agar seseorang bisa berubah dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana menyampaikan kunjungan Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara menjadi momentum untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan sesuai arahan pemerintah.
Ia menegaskan komitmen rutan dalam menjalankan berbagai program yang dicanangkan pemerintah, termasuk melalui program akselerasi yang digagas oleh kementerian.
Salah satu program yang dijalankan adalah peningkatan pelayanan bagi warga binaan melalui penerapan dapur sehat sebagai standar operasional dalam penyediaan makanan.
“Dapur sehat ini merupakan upaya kami memastikan pemberian makanan bagi warga binaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Di sisi lain, pengawasan juga terus diperkuat untuk mencegah peredaran narkoba maupun penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam rutan.
Pendekatan keamanan tersebut kemudian diimbangi dengan program pembinaan pendidikan bagi warga binaan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C.
“Kami berupaya menyeimbangkan pendekatan keamanan dengan pembinaan pendidikan, sehingga warga binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” pungkasnya.(aky/arp)
Editor : Nurismi