BERAU POST– Sepasang kekasih diamankan pihak Polsek Kelay, akibat nekat berjualan sabu. Mereka diamankan di Jalan Poros Berau-Samarinda, Rabu (4/3) dini hari. Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti diduga sabu seberat 10 gram.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi pengembangan yang diterima dari Satresnarkoba Polres Berau.
Informasi tersebut menyebutkan adanya pasangan pria dan wanita yang diduga membawa narkotika jenis sabu dan akan melintas di wilayah hukum Polsek Kelay menggunakan sebuah mobil.
Menindaklanjuti informasi itu Kapolsek Kelay AKP Sukhidin bersama dengan unit Reskrim Polsek Kelay, segera melakukan razia kendaraan di depan Kantor Polsek Kelay.
Petugas kemudian memeriksa setiap kendaraan yang melintas di jalur utama tersebut.
“Sekitar pukul 00.00 Wita, satu unit mobil berwarna hitam yang sesuai dengan ciri-ciri dari informasi yang diterima terlihat melintas. Petugas langsung menghentikan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang berada di dalam mobil,” ujarnya kepada awak media ini.
Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan dua poket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
Barang haram tersebut disembunyikan secara rapi di bagian tutup tangki bensin mobil dan dibungkus menggunakan tisu. Dari hasil penimbangan, sabu yang ditemukan memiliki berat bruto sekitar 9,8 gram.
“Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, antara lain dua unit handphone, kartu ATM, serta alat bukti lain yang berkaitan dengan kasus tersebut,” tuturnya.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni seorang pria berinisial A dan seorang perempuan berinisial W.
Keduanya langsung dibawa ke Polsek Kelay untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait asal-usul sabu tersebut serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Berau.
Kasus ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba yang terus mengancam masyarakat.
“Kami (Polsek, red) akan terus melakukan koordinasi dengan Sat Resnarkoba Polres Berau untuk melakukan pendalaman dari mana asal narkoba tersebut,” tutupnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi