Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Putus Rantai Narkoba: BNK Berau Koordinasi dengan BNN Kaltim Bahas Mekanisme Rehabilitasi

Beraupost • Rabu, 12 November 2025 | 10:10 WIB
Ketua BNK Berau, Gamalis. (BERAU POST)
Ketua BNK Berau, Gamalis. (BERAU POST)

BERAU POST – Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNK) Berau, Gamalis mengatakan bakal berkoordinasi dengan BNN Kaltim mengenai mekanisme rehabilitasi.

Ia mengatakan, pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan langkah rehabilitasi bagi para pengguna.

Saat ini, BNK Berau terus menjalin koordinasi intens dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada penyembuhan. Untuk para pengguna, kami dorong agar menjalani rehabilitasi, bukan hanya dihukum,” ujarnya.

Gamalis menjelaskan, pihaknya juga akan membahas secara teknis mekanisme rehabilitasi bersama BNN Provinsi Kalimantan Timur, agar pelaksanaannya di daerah bisa berjalan efektif dan terarah.

“Karena kami melihat langkah ini sebagai solusi yang baik dan manusiawi,” jelasnya.

Menurutnya, program rehabilitasi menjadi langkah penting untuk memutus rantai ketergantungan narkoba.

Selain itu, hal tersebut juga memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih sehat dan produktif.

“Rehabilitasi ini bukan berarti memanjakan pengguna, tapi memberi mereka kesempatan untuk sembuh dan tidak kembali ke lingkaran gelap narkoba,” tegasnya.

Selain mendorong rehabilitasi, BNK Berau juga terus menggencarkan program sosialisasi dan edukasi di sekolah, kampung, hingga lingkungan kerja.

Tujuannya, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba sejak dini.

Ia juga mengapresiasi peran aktif kepolisian yang secara konsisten melakukan penindakan terhadap pengedar dan bandar narkoba di wilayah Berau.

Namun, menurutnya, tanpa kesadaran masyarakat, upaya pemberantasan tidak akan maksimal.

Gamalis berharap, program rehabilitasi bisa menjadi gerakan bersama lintas instansi, termasuk dukungan dari pemerintah daerah, tenaga medis, dan tokoh masyarakat.

“Kami ingin Berau tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tapi juga sebagai daerah yang serius melawan narkoba dengan cara yang bijak dan berkelanjutan,” pungkasnya. (aky/arp)

Editor : Nurismi
#pengguna narkoba #BNK Berau #rehabilitasi