Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Intimidasi Jurnalis Berau, Diduga Dalang Pengusaha Tambang Ilegal

Beraupost • Selasa, 25 Maret 2025 | 08:30 WIB

 

PEMERIKSAAN :Ketua SMSI Berau, Indera Teguh Nurcahyadi saat dimintai keterangan oleh pihak Satreskrim Polres Berau, terkait dugaan ancaman yang ia terima. (BERAU POST)
PEMERIKSAAN :Ketua SMSI Berau, Indera Teguh Nurcahyadi saat dimintai keterangan oleh pihak Satreskrim Polres Berau, terkait dugaan ancaman yang ia terima. (BERAU POST)

TANJUNG REDEB - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau, Indera Teguh Nurcahyadi, melaporkan dugaan aksi intimidasi yang diterimanya kepada Satreskrim Polres Berau pada Minggu (23/03).

Intimidasi tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda yang dikenal sebagai kawanan preman, yang mendatangi kediamannya di Jalan Gunung Maritam, Tanjung Redeb.

Kelompok pemuda tersebut diduga disuruh oleh seseorang berinisial R, yang diduga terlibat dalam pengelolaan tambang batu bara ilegal di Kabupaten Berau.

Intimidasi ini diduga terkait dengan pemberitaan mengenai aktivitas bongkar muat batu bara yang bersumber dari penambangan ilegal di kawasan Sungai Segah, yang dipublikasikan oleh perusahaan media online yang dipimpin oleh Nurcahyadi.

Kuasa hukum Indera Teguh Nurcahyadi, Penny Isdhan Tommy, mengungkapkan bahwa mereka telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dengan bukti rekaman CCTV dan keterangan dari beberapa saksi mata yang menyaksikan insiden tersebut. Kejadian itu terjadi pada pukul 15.08 WITA, ketika delapan pemuda memasuki pekarangan rumah tanpa izin.

"Kami sudah membuat pengaduan ke Polres," ujar Tommy.

Penny juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai siapa yang sebenarnya berada di balik tindakan tersebut, mengingat ini adalah wewenang penyidik kepolisian.

Namun, ia meyakini bahwa penyidik Polres Berau akan mampu mengidentifikasi pelaku-pelaku yang terekam dalam CCTV dan mengungkap aktor di balik tindakan intimidasi tersebut.

Akibat insiden tersebut, istri dan anak dari Indera Teguh Nurcahyadi mengalami trauma. Penny Tommy menegaskan bahwa mereka menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian, termasuk jika ada indikasi penghalangan terhadap pekerjaan pers.

"Penyidik bekerja profesional, dan kami percaya mereka dapat mengidentifikasi pelaku dan aktor di balik kejadian ini," tutup Penny. (*/hmd)

Editor : Nurismi
#Intimidasi Jurnalis #Kabupaten Berau #Smsi