Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

8 Polisi di Berau Kena 'Razia' Rambut, Ini Akibatnya

Beraupost • Sabtu, 1 Februari 2025 | 10:00 WIB
SANKSI: Anggota Provos Polres Berau memberikan sanksi tindakan kepada personel yang melanggar aturan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
SANKSI: Anggota Provos Polres Berau memberikan sanksi tindakan kepada personel yang melanggar aturan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

TANJUNG REDEB – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Berau menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel piket di lingkungan Polres Berau.

Kegiatan ini dilaksanakan di depan penjagaan Sat Samapta Polres Berau mulai pukul 08.10 Wita dan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Berau, AKP  H. Simalango.

Dalam pelaksanaan Gaktibplin, AKP H. Simalango, didampingi oleh tim pelaksana yang terdiri dari personel Provos.

Pemeriksaan difokuskan pada sikap tampang personel, termasuk kerapihan potongan rambut, kumis, jenggot, dan cambang. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa standar kedisiplinan tetap terjaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku di institusi kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan delapan personel yang tidak memenuhi standar potongan rambut sesuai aturan yang ditetapkan.

Sebagai bentuk tindakan disiplin, mereka langsung diberikan sanksi berupa pemotongan rambut di tempat serta hukuman fisik berupa 25 kali push-up.

Langkah ini diambil untuk menanamkan kesadaran dan tanggung jawab bagi setiap anggota dalam menjaga penampilan serta kedisiplinan.

“Karena kami ingin seluruh personel taat dengan semua aturan yang berlaku,” tuturnya.

Dengan adanya Gaktibplin ini, Polres Berau menegaskan kembali pentingnya disiplin dan profesionalisme di kalangan personel. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan wibawa serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Disiplin internal yang ketat akan berdampak langsung pada kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Berau.

“Sehingga dengan adanya kegiatan ini saya harapkan seluruh personel untuk bisa menjaga kode etik profesi. Jangan sampai melanggarnya,” pinta dia.

Tak hanya itu saja semua kegiatan juga sudah sering dilakukan oleh pihaknya mulai dari kegiatan patroli di tempat hiburan malam (THM) dan beberapa kegiatan lainnya juga sudah dilakukan oleh pihaknya untuk memastikan tak ada personel yang dengan sengaja masuk ke dunia malam.

“Kami juga rutin menggelar razia di setiap THM yang ada di Kabupaten Berau,” tuturnya.

Dengan adanya hal ini dirinya pun meminta kepada masyarakat untuk dapat melaporkan jika ada personel Polres Berau yang melangggar kode etik dan melakukan hal-hal yang dapat menganggu keamanan masyarakat bisa segera laporkan kepada pihaknya.

“Kalau ada personel Polres Berau yang menyimpang bisa segera laporakan kepada kami dengan bukti yang lengkap. Setelah itu nanti akan kami tindak lanjuti,” tutupnya (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#polres berau