BERAU POST – Program Gerakan Pangan Ikan Daerah (Gerai Indah) yang digagas Dinas Perikanan (Diskan) Berau mencatat potensi perputaran ekonomi sebesar Rp 1,32 miliar selama Januari hingga Oktober 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperluas pemasaran hasil perikanan lokal.
Berdasarkan data yang ditampilkan pada stan Diskan Berau, penjualan ikan melalui Gerai Indah mencapai 40.700 kilogram atau 40,7 ton. Selama periode tersebut, kegiatan ini juga tercatat menarik sekitar 12.750 pengunjung.
Capaian tersebut menunjukkan program penjualan ikan dengan harga terjangkau berpotensi menjadi ruang pemasaran bagi produk perikanan sekaligus memberikan alternatif belanja bahan pangan bergizi bagi masyarakat.
Kepala Diskan Berau, Abdul Majid mengatakan, Gerai Indah diharapkan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik oleh konsumen maupun pelaku usaha perikanan, termasuk nelayan yang membutuhkan akses pemasaran.
“Gerai Indah diharapkan dapat memudahkan masyarakat mendapatkan ikan dengan harga terjangkau, sekaligus membantu memperluas pemasaran hasil perikanan lokal,” ujarnya.
Menurut Majid, harga pangan yang terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh ikan sebagai sumber protein hewani dengan pilihan harga yang lebih bersaing.
Di sisi lain, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi hasil perikanan lokal untuk menjangkau konsumen secara langsung.
Transaksi yang berlangsung selama pelaksanaan program juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sektor perikanan, mulai dari nelayan hingga pelaku usaha yang terlibat dalam distribusi dan penjualan.
Majid menambahkan, pengembangan Gerai Indah tidak hanya berorientasi pada transaksi penjualan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
“Kami berharap program ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani,” katanya.
Ia menjelaskan, konsumsi ikan yang cukup, disertai pola makan bergizi seimbang, dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Pemenuhan gizi tersebut juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan stunting.
Ke depan, Diskan Berau berharap Gerai Indah dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Keberlanjutan program ini diharapkan mampu menjaga akses terhadap pangan bergizi dengan harga terjangkau, memperluas pasar komoditas perikanan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Kami berharap ke depan, keberlanjutan Gerai Indah dapat menjaga keterjangkauan harga pangan, memperluas pasar hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Berau,” tandasnya. (sen/adv/arp)
Editor : Nurismi