Dampak Kabut Asap Karhutla, Disdik Berau Minta Pelajar Jaga Kesehatan dan Pakai Masker di Sekolah

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 08:05 WIB
KABUT ASAP: Disdik Berau meminta pihak sekolah mengutamakan kesehatan pelajar dalam memutuskan BDR atau tidak. (BERAU POST)
KABUT ASAP: Disdik Berau meminta pihak sekolah mengutamakan kesehatan pelajar dalam memutuskan BDR atau tidak. (BERAU POST)

BERAU POST – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di Berau menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Berau.

Di tengah kondisi tersebut, para pelajar diimbau tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama jika kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan secara tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah mengatakan, kesehatan dan keselamatan peserta didik harus menjadi perhatian bersama, di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap. 

Menurutnya, meski aktivitas pembelajaran berlangsung di dalam ruang kelas, para pelajar tetap perlu berhati-hati. Sebab, paparan asap berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan. 

“Para pelajar harus tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujarnya.

Mardiatul menjelaskan, kebijakan pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) saat ini diserahkan kepada masing-masing sekolah, dengan mempertimbangkan kondisi di wilayahnya.

Supaya sekolah memiliki ruang untuk menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan situasi dan kondisi yang dihadapi. 

Meski begitu, ia mengingatkan agar sekolah yang masih menerapkan pembelajaran tatap muka, tidak mengabaikan faktor kesehatan peserta didik.

“Kondisi udara akibat kabut asap harus menjadi salah satu pertimbangan dalam menjalankan aktivitas pendidikan,” katanya.

Dirinya juga berharap pihak sekolah dapat terus memantau kondisi lingkungan sekitar, serta memperhatikan keadaan kesehatan para siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Selain itu, para pelajar juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, ketika kabut asap cukup tebal serta menggunakan masker yang sesuai saat berada di lingkungan berasap. 

“Kami berharap seluruh satuan pendidikan dapat tetap menjalankan kegiatan pembelajaran dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

“Dengan begitu, proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap peserta didik di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di Kabupaten Berau,” tutupnya.(aky/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
kabut asap Disdik Berau karhutla