Tingkatkan Keterbukaan Publik, Diskominfo Berau Minta Kampung Aktif Kelola Website Resmi Daerah

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 07:21 WIB
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi.(ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)?
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi.(ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)?

BERAU POST - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau mendorong pemerintah kampung dan kelurahan lebih aktif mengelola, serta memperbarui informasi melalui website resmi masing-masing. 

Langkah itu dinilai penting agar masyarakat dapat mengakses informasi pemerintahan, perkembangan pembangunan, hingga berbagai potensi yang dimiliki wilayahnya secara lebih mudah.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, keberadaan website kampung tidak seharusnya hanya menjadi sarana untuk menampilkan profil wilayah.

Lebih dari itu, platform digital tersebut perlu dimanfaatkan sebagai media penyebarluasan informasi yang informatif, aktual, dan berkelanjutan.  

“Keberadaan platform digital perlu diikuti dengan pengelolaan konten yang berkelanjutan. Website harus menjadi sumber informasi yang terus diperbarui, bukan hanya menampilkan profil kampung,” ujar Didi.

Menurutnya, website resmi kampung dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendekatkan informasi pemerintahan kepada masyarakat.

Melalui platform tersebut, warga dapat mengetahui berbagai kegiatan, program pelayanan publik, serta perkembangan pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka. 

Karena itu, ia menilai pengelolaan website perlu mendapat perhatian lebih dari masing-masing pemerintah kampung dan kelurahan.

Terlebih, berbagai aktivitas yang berlangsung di tengah masyarakat sebenarnya memiliki nilai informasi yang layak diketahui publik. 

“Pembaruan informasi mengenai aktivitas masyarakat dan perkembangan pembangunan ini masih perlu ditingkatkan. Berbagai kegiatan di kampung memiliki nilai informasi yang penting untuk diketahui masyarakat,” katanya.

Didi mencontohkan, kegiatan musyawarah warga, gotong royong, pelatihan keterampilan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan usaha lokal dapat menjadi bahan publikasi melalui website resmi.

Informasi tersebut tidak hanya menunjukkan aktivitas pemerintah kampung, tetapi juga menggambarkan partisipasi masyarakat dan perkembangan wilayah. 

“Dengan begitu, website tidak sekadar menjadi media dokumentasi, tetapi juga berpotensi mendukung promosi dan pengembangan ekonomi lokal,” tuturnya.

Ia melanjutkan, pembaruan konten tidak harus dilakukan setiap hari apabila kegiatan yang berlangsung terbatas. Publikasi dapat disesuaikan dengan banyaknya aktivitas serta kebutuhan informasi masyarakat, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan.

“Publikasi bisa dilakukan setiap hari apabila terdapat banyak kegiatan atau secara mingguan atau bulanan sesuai kebutuhan. Terpenting, website tetap aktif dan informasinya relevan dengan kondisi wilayah,” jelasnya.

Melalui optimalisasi website kampung dan kelurahan, Diskominfo Berau berharap keterbukaan informasi publik dapat semakin meningkat. Pemerintah kampung juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. 

“Dengan pengelolaan yang konsisten, website resmi kampung diharapkan menjadi salah satu sumber informasi digital yang dapat diandalkan masyarakat, sekaligus memperkenalkan perkembangan pembangunan dan potensi lokal di Kabupaten Berau secara lebih luas,” pungkasnya.(aky/adv/arp) 

Editor : Nurismi
Diskominfo Berau