BERAU POST – Keterbatasan jaringan telekomunikasi di Pulau Maratua menjadi perhatian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau.
Untuk memperluas akses komunikasi di salah satu destinasi wisata andalan di Bumi Batiwakkal itu, Diskominfo mencoba menjajaki kerja sama dengan operator seluler XL.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Berau, Rahmatia mengatakan, langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan blank spot yang belum tertangani secara optimal.
Kehadiran operator baru dinilai berpotensi memperluas pilihan layanan telekomunikasi sekaligus mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat dan aktivitas pariwisata di Maratua.
Selama ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi wilayah yang belum terjangkau jaringan secara memadai. Namun, hingga kini, hasilnya belum sesuai yang diharapkan.
Karena itu, Diskominfo mulai menjajaki peluang kerja sama dengan PT XL Axiata. Provider tersebut dipertimbangkan karena kualitas dan kecepatan jaringannya dinilai baik di wilayah tetangga yakni Pulau Derawan.
“Pengalaman layanan jaringan XL di Derawan menjadi salah satu pertimbangan dalam penjajakan tersebut,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, jika rencana ini dapat direalisasikan, masyarakat dan pelaku usaha di Maratua memiliki alternatif akses telekomunikasi di tengah keterbatasan kapasitas jaringan yang tersedia saat ini.
Selama ini, layanan Telkomsel masih mendominasi jaringan seluler di Maratua. Namun, kapasitas yang terbatas membuat kebutuhan konektivitas di kawasan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.
Dengan adanya operator tambahan, cakupan dan kapasitas layanan diharapkan dapat ditingkatkan, meski realisasinya masih bergantung pada proses teknis dan perizinan.
Dibebernya, pihak XL telah memberikan respons positif terhadap rencana tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melakukan survei lapangan.
Tentunya untuk melihat kondisi wilayah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknis yang harus dipenuhi sebelum pengembangan jaringan dapat dilakukan.
Namun, rencana itu belum bisa direalisasikan. Berdasarkan koordinasi dengan manajemen XL di Jakarta pada bulan sebelumnya, pengembangan jaringan di Maratua masih memerlukan rekomendasi resmi dari Kementerian Kominfo.
“Karena itu, kami memohon bantuan dari DPRD Berau untuk ikut memfasilitasi pertemuan bersama dengan Kementerian Kominfo dan pihak provider,” ujarnya.
Dukungan DPRD Berau diharapkan dapat membantu mempertemukan para pemangku kepentingan agar berbagai persyaratan yang dibutuhkan bisa dibahas secara bersama.
Selain menjajaki kerja sama dengan operator seluler, Diskominfo Berau juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui pengajuan proposal kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut berkaitan dengan proyek interkoneksi untuk wilayah pulau terluar, yang diharapkan memperoleh dukungan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Upaya itu untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di wilayah kepulauan,” ujarnya. (aja/adv/arp)
Editor : Nurismi