Libatkan Pelajar dalam Kegiatan Kerja Bakti, DLHK Berau Gencarkan Edukasi Kebersihan Sejak Dini

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:30 WIB
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari. (SENO/BP)
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari. (SENO/BP)

BERAU POST - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau mendorong generasi muda untuk mengambil peran, dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Salah satunya dengan melibatkan pelajar dalam kegiatan kerja bakti sebagai bagian dari edukasi lingkungan sejak usia dini.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari mengatakan, keterlibatan pelajar dalam kegiatan kebersihan menjadi langkah untuk memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, edukasi mengenai kebersihan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Pelajar perlu diberikan pengalaman nyata agar memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami ingin mengajak generasi muda mengambil peran dalam menjaga lingkungan dengan kegiatan kerja bakti yang kita lakukan bersama dengan pelajar,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan, kerja bakti bersama pelajar diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus membangun kebiasaan positif.

Dengan terlibat langsung dalam membersihkan lingkungan, para pelajar dapat memahami berbagai persoalan kebersihan yang ada di sekitarnya.

Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk ditanamkan sejak dini. Sebab, kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

DLHK Berau berharap kegiatan serupa dapat memberikan pemahaman bahwa kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas kebersihan.

Masyarakat, termasuk generasi muda, memiliki peran yang sama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.

“Harapannya bisa memberikan pembelajaran nyata bahwa menjaga kebersihan adalah peran dan tanggung jawab setiap orang,” katanya.

Zulkifli menambahkan, pembiasaan sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk pola pikir yang lebih matang mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Supaya kepedulian terhadap lingkungan dapat terbawa hingga mereka tumbuh dewasa.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting dalam membangun budaya peduli lingkungan di masa mendatang.

Apa yang dilakukan dan dipahami anak-anak sejak sekarang diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga di masa depan anak-anak kita tumbuh dengan pemikiran yang matang soal menjaga kebersihan dari dini,” pungkasnya.(sen/adv/arp) 

Editor : Nurismi
DLHK Berau peduli lingkungan pelajar