BERAU POST – Pembangunan rumah bagi warga yang masuk dalam program relokasi di Kampung Long Ayap, Kecamatan Segah, terus dikebut Pemerintah Kabupaten Berau.
Hingga saat ini, pelaksanaan program yang ditangani Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau tersebut telah mencapai sekitar 45 persen.
Kepala Disperkim Berau, Mulyadi mengatakan, pembangunan rumah relokasi menjadi salah satu pekerjaan yang diprioritaskan untuk diselesaikan tahun ini. Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses pembangunan dapat dituntaskan sebelum akhir 2026.
Dalam program tersebut, pemerintah menyiapkan 37 unit rumah untuk warga yang direlokasi. Setiap unit mendapatkan bantuan pembangunan senilai Rp 150 juta.
“Jika dihitung berdasarkan jumlah rumah yang disiapkan, nilai pembangunan seluruh unit mencapai sekitar Rp 5 miliar,” sebutnya.
Pihaknya terus mendorong proses pembangunan agar berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Penyelesaian pekerjaan tersebut akan terus dikebut, sehingga rumah yang disiapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat atau penerima.
Adapun program relokasi di Long Ayap merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan hunian bagi masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan permukiman.
“Karena itu, proses pembangunan terus dipantau agar target penyelesaian yang telah ditetapkan dapat tercapai,” terangnya.
Pihaknya juga telah menyiapkan rencana relokasi di kampung lain, yakni Kampung Karangan, Kecamatan Biatan.
Namun, pelaksanaan program tersebut belum dipastikan karena masih harus menyesuaikan dengan kemiampuan anggaran daerah.
Kondisi fiskal saat ini tentu menjadi pertimbangan sebelum pihaknya menentukan relokasi di Kampung Karangan.
“Selanjutnya rencana kita di Kampung Karangan, tapi kita lihat dulu besaran anggaran yang kita miliki,” ujarnya.
Saat ini pihaknya masih fokus melakukan penyelesaian program rumah layak huni di Kampung Long Ayap terlebih dahulu.
Dirinya berharap seluruh tahapan pembangunan rumah relokasi Long Ayap dapat berjalan sebagaimana direncanakan. Agar masyarakat penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang telah disiapkan pemerintah.
“Pemerintah akan terus berkomitmen untuk menyediakan hunian yang lebih layak dan penataan kawasan permukiman bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.(aja/adv/arp)
Editor : Nurismi