BERAU POST - Bupati Berau, Sri Juniarsih melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya di Jakarta, Senin (21/9).
Sebagai upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, sekaligus menyampaikan berbagai potensi dan keunggulan daerah.
Dalam audiensi yang berlangsung di kediaman Wamendagri tersebut, Sri Juniarsih didampingi Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, Kepala BPKAD Berau, Sapransyah, Kepala Bapenda, Djupiansyah Ganie dan Kepala Bapperida Berau, Endah Ernany Triariani.
Sementara itu, Bima Arya turut didampingi Direktur Fasilitas Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Nasrun.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Berau. Mulai dari sektor pariwisata hingga berbagai keunggulan daerah yang dapat dikembangkan, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Berau memiliki kekayaan alam dan destinasi wisata yang menjadi salah satu kekuatan utama daerah,” katanya.
Kawasan kepulauan seperti Derawan dan Maratua memiliki potensi pariwisata bahari yang terus dikembangkan. Selain pariwisata, Berau juga memiliki potensi pada sektor perikanan, perkebunan serta komoditas unggulan lainnya.
Lanjutnya, pengembangan berbagai potensi tersebut membutuhkan dukungan pembangunan yang terintegrasi, termasuk penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Hal ini penting untuk membuka akses dan mendukung pengembangan potensi daerah, agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pertemuan bersama Wamendagri juga menjadi ruang bagi Pemkab Berau untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan daerah.
Khususnya dalam menghadapi keterbatasan kemampuan anggaran daerah untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Sri Juniarsih juga menegaskan komitmen Pemkab Berau untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
Supaua berbagai potensi yang dimiliki Bumi Batiwakkal dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan. (aja/adv/arp)
Editor : Nurismi