BERAU POST – Pembangunan rumah relokasi bagi masyarakat Kampung Long Ayap, Kecamatan Segah, terus berjalan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan pembangunan sebanyak 37 unit rumah tersebut dapat diselesaikan pada Desember ini.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, Mulyadi mengatakan, progres pembangunan rumah relokasi saat ini telah mencapai sekitar 45 persen.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat yang terdampak peristiwa sebelumnya di Kampung Long Ayap.
Dengan tersedianya rumah relokasi, masyarakat diharapkan dapat kembali memiliki tempat tinggal yang memadai.
Total terdapat 37 unit rumah yang dibangun dalam program tersebut. Setiap unit rumah memiliki nilai pembangunan sekitar Rp 150 juta. “Jika dihitung secara keseluruhan, anggaran pembangunan mencapai kurang lebih Rp 5 miliar,” ungkapnya.
Mulyadi mengatakan, pihaknya terus mendorong agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga seluruh rumah dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang menjadi sasaran program relokasi.
“Desember kita target tuntas,” katanya.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, supaya masyarakat terdampak tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan hunian yang layak.
Diketahui, penyediaan rumah relokasi merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.
Selain memastikan pembangunan berjalan, pemerintah juga berharap rumah yang disediakan nantinya dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya.
“Ini juga kita harapkan bisa menjadi upaya kita menyediakan rumah layak bagi masyarakat terdampak,” terangnya.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 45 persen, Disperkim Berau optimistis pekerjaan dapat dikebut hingga mencapai target penyelesaian pada akhir tahun. “Mudah-mudahan tuntas segera,” tandasnya. (sen/adv/arp)
Editor : Nurismi