BERAU POST - Wakil Bupati Berau, Gamalis mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif turun langsung ke lapangan, untuk melihat kondisi sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat.
Menurut Gamalis, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangat penting untuk memastikan berbagai program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Sebab, kondisi yang dihadapi masyarakat terkadang tidak sepenuhnya dapat diketahui hanya melalui laporan maupun data administrasi.
“OPD jangan hanya bekerja di belakang meja. Harus turun ke lapangan, lihat langsung kondisi masyarakat dan dengarkan apa yang menjadi keluhan serta kebutuhan mereka,” tegas Gamalis.
Ia mencontohkan OPD yang berkaitan langsung dengan sektor masyarakat, seperti Dinas Perkebunan serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP).
Perangkat daerah tersebut perlu lebih sering menyambangi wilayah masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi para petani maupun pekebun.
Dengan turun langsung, kata dia, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana, bantuan, pendampingan, hingga kendala dalam meningkatkan hasil produksi.
“Kalau hanya menerima laporan, tentu kita tidak bisa melihat secara langsung seperti apa kondisi sebenarnya. Dengan turun ke lapangan, OPD bisa mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Lanjut Gamalis, pola kerja yang lebih dekat dengan masyarakat juga akan membuat kebijakan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.
Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah.
Ia pun meminta jajaran OPD tidak menunggu masyarakat datang menyampaikan keluhan ke kantor pemerintahan.
Sebaliknya, pemerintah harus proaktif mendatangi masyarakat, terutama kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses untuk menyampaikan persoalan secara langsung.
“Jangan selalu menunggu masyarakat datang. Pemerintah juga harus hadir dan melihat sendiri kondisi di lapangan,” ujarnya.
Pelayanan publik yang baik dinilainya bukan hanya mengenai penyelesaian administrasi, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu memahami persoalan masyarakat secara langsung.
Karena itu, koordinasi antara OPD dengan pemerintah kecamatan, kampung hingga kelompok masyarakat juga perlu terus diperkuat.
Gamalis berharap instruksi tersebut dapat menjadi perhatian seluruh OPD. Dengan lebih banyak turun ke lapangan, pemerintah diharapkan dapat menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di daerah.
“Intinya, kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, OPD harus tahu apa yang terjadi di lapangan dan apa yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.(aky/adv/arp)
Editor : Nurismi