Tinjau Depot Jober Gunung Tabur, Wabup Berau Pastikan Pasokan BBM Segera Mengalir

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:38 WIB
CEK PASOKAN: Wabup Berau Gamalis meninjau Depot Pertamina Jober di Gunung Tabur, memastikan pasokan BBM segera didistribusikan ke SPBU. (PROKOPIM UNTUK BERAU POST)
CEK PASOKAN: Wabup Berau Gamalis meninjau Depot Pertamina Jober di Gunung Tabur, memastikan pasokan BBM segera didistribusikan ke SPBU. (PROKOPIM UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat segera kembali didistribusikan ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kepastian itu disampaikan setelah Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis meninjau langsung Depot Pertamina Jober di Kecamatan Gunung Tabur, Senin (31/8).

Peninjauan tersebut dilakukan menyusul kekosongan stok BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan antrean panjang kendaraan masyarakat.

Pemkab Berau ingin memastikan kondisi pasokan sekaligus mengetahui kendala yang menyebabkan distribusi BBM mengalami keterlambatan.

Dalam kunjungannya, Wabup Berau, Gamalis mendapat penjelasan mengenai ketersediaan BBM di depot serta pasokan yang telah tiba dan segera disalurkan ke SPBU.

Dirinya mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi kondisi yang terjadi. Serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan tetap tertib saat mengantre di SPBU.

“Kami sudah memastikan langsung ke depot bahwa pasokan BBM tersedia dan segera didistribusikan. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan tertib dalam antrean. Gunakan BBM sesuai kebutuhan agar seluruh masyarakat dapat terlayani,” imbaunya.

Pemkab Berau akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Kondisi kelangkaan yang terjadi tidak seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang dapat merugikan masyarakat lainnya.

Karena itu, kesadaran bersama diperlukan agar proses distribusi tetap berjalan tertib hingga pasokan kembali normal.

Ia juga berharap masyarakat dapat membeli BBM sesuai kebutuhan. Agar pasokan yang tersedia dapat didistribusikan secara merata dan masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh BBM selama proses penyaluran berlangsung.

Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono mengatakan, pasokan BBM telah tiba di depot. Namun, proses pembongkaran masih menunggu kondisi air pasang agar kapal dapat melakukan aktivitas bongkar muat.

Pembongkaran akan dilakukan secara parsial. Sehingga, BBM yang sudah dapat dibongkar bisa langsung disalurkan ke SPBU tanpa harus menunggu seluruh muatan selesai dibongkar.

Pasokan tersebut sebelumnya dijadwalkan masuk pada 27 Agustus 2026. Namun, pengiriman mengalami keterlambatan karena sejumlah faktor.

Selain kendala dari internal kilang dan kondisi cuaca, situasi di alur pelayaran turut memengaruhi proses kapal menuju depot.

Kondisi air yang masih surut membuat kapal pengangkut BBM belum dapat merapat. Di sisi lain, aktivitas kapal tongkang pengangkut batu bara yang cukup padat di alur pelayaran juga menjadi salah satu kendala.

“Harusnya tanggal 27 Agustus masuk. Ada banyak faktor yang menjadi kendala, dari internal kilang, cuaca, kemudian air surut dan kapal tongkang yang cukup padat sehingga tidak bisa merapat,” ujarnya.

Haryono memastikan setelah kondisi air memungkinkan, proses pembongkaran akan segera dilakukan. Penyaluran ke SPBU juga diupayakan berjalan lebih cepat melalui pembongkaran secara parsial.

“Besok (kemarin,red) sudah ada walaupun agak siang, sudah distribusi ke SPBU,” katanya.

Dalam pengiriman tersebut, pasokan yang disiapkan terdiri atas sekitar 3.000 kiloliter (KL) Biosolar, 500 KL Pertamax dan 1.500 KL Pertalite. (aja/adv/arp) 

Editor : Nurismi
ketersediaan bbm pemkab berau