BERAU POST – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mendorong peningkatan dukungan bagi petugas dan relawan pemadam kebakaran di tingkat kampung saat berdialog dengan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.
Hal itu dinilai penting untuk memperkuat penanganan kebakaran, khususnya ketika kondisi di lapangan membutuhkan upaya ekstra.
Gamalis mengatakan, keberadaan unit pemadam berukuran kecil di kampung dapat membantu mempercepat mobilisasi petugas menuju lokasi kejadian.
Peralatan tersebut juga dinilai memudahkan pergerakan ketika akses menuju titik kebakaran sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.
“Bantuan pemadam kecil di kampung untuk mempermudah pergerakan teman-teman,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kebakaran yang terjadi saat ini berbeda dengan penanganan kebakaran pada situasi normal.
Petugas dan relawan harus bekerja lebih keras sehingga kebutuhan dasar selama bertugas perlu mendapat perhatian. “Teman-teman harus kerja ekstra,” katanya.
Gamalis menyoroti kebutuhan konsumsi bagi relawan yang berada di lapangan dalam waktu cukup lama. Dalam kondisi tertentu, petugas bahkan dihadapkan pada pilihan antara memenuhi kebutuhan air minum atau makanan saat menjalankan tugas pemadaman.
“Kadang harus memilih habis air atau habis makan,” ungkapnya.
Karena itu, ia berharap dukungan terhadap relawan tidak hanya berupa peralatan pemadaman. Kebutuhan konsumsi, dukungan operasional hingga perlengkapan keselamatan juga harus menjadi perhatian.
“Relawan perlu mendapatkan dana, konsumsi hingga APD,” tegasnya.
Selain relawan pemadam kampung, Gamalis juga menilai perlindungan bagi personel yang terlibat di lapangan perlu diperkuat.
Petugas pemadam, termasuk unsur TNI dan Polri, menghadapi risiko paparan asap dan partikel berbahaya selama proses penanganan kebakaran.
“Damkar perlu masker khusus, termasuk teman-teman TNI-Polri,” pungkasnya. (sen/adv/arp)
Editor : Nurismi