Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan, DPUPR Berau Lanjutkan Pembangunan Jalan Poros Limunjan Mantar

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:40 WIB
PERIZINAN LENGKAP: Dalam menjalankan pembangunan Jalan Poros Limunjan-Pelabuhan Mantaritip di Sambaliung, pekerjaan dilakukan bertahap serta memastikan perizinan lengkap dalam pembangunan yang dilaksanakan di KBK. (SENO/BP)
PERIZINAN LENGKAP: Dalam menjalankan pembangunan Jalan Poros Limunjan-Pelabuhan Mantaritip di Sambaliung, pekerjaan dilakukan bertahap serta memastikan perizinan lengkap dalam pembangunan yang dilaksanakan di KBK. (SENO/BP)

BERAU POST – Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Kabupaten Berau, salah satu ruas yang memiliki peran strategis adalah Ruas Jalan Limunjan–Mantaritip di Kecamatan Sambaliung.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, DUPR Berau, Benny Sepriady melalui PPK Pembangunan Jalan Poros Limunjan-Mantaritip, Noer Rahmadani ruas jalan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas kawasan.

“Ini untuk memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” ujarnya. 

Pembangunan Jalan ini telah dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2016 melalui dukungan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

Pada tahun  2025, DPUPR mendapatkan alokasi anggaran untuk melanjutkan pembangunan ruas tersebut, khususnya Segmen 5.

Keberlanjutan pembangunan dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa penyelesaian ruas ini membutuhkan tahapan pekerjaan yang terencana dan dukungan pembiayaan secara berkelanjutan.

Pembangunan Jalan Limunjan–Mantaritip ini diharapkan mampu memperpendek waktu tempuh, meningkatkan kemudahan pergerakan orang dan barang, serta memperkuat hubungan antara kawasan permukiman, pusat kegiatan ekonomi dan kawasan strategis lainnya.

Pemerintah Kabupaten Berau melalui DPUPR sebelumnya menyebutkan bahwa pembangunan ruas ini juga diarahkan untuk mendukung konektivitas menuju pelabuhan yang berada di Mantaritip. 

“Dengan konektivitas yang semakin baik, keberadaan jalan tersebut berpotensi memperkuat rantai distribusi barang dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan efisiensi yang lebih baik dalam mobilitas tenaga kerja maupun distribusi hasil produksi,” terangnya. 

Sejumlah rencana pengembangan jaringan jalan diarahkan agar konektivitas dari kawasan sekitar Tanjung Redeb dapat terhubung menuju Mantaritip, Pilanjau sampai wilayah pesisir.

Konektivitas tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi kendaraan dengan muatan besar sehingga arus kendaraan tidak seluruhnya bertumpu pada kawasan pusat perkotaan.

Gagasan pengembangan jaringan jalan ini juga dikaitkan dengan rencana konektivitas melalui kawasan Singkuang dan Bandara Kalimarau.

Dengan demikian, penyelesaian Jalan Limunjan–Mantaritip sepanjang kurang lebih 38 Km ini dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun sistem transportasi yang lebih efisien, terintegrasi dan mampu mendukung pertumbuhan wilayah.

Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Berau khususnya wilayah Limunjan sampai Mantaritip ini memiliki tantangan tersendiri, terutama berkaitan dengan kondisi geografis dan kawasan hutan.

Pada ruas ini telah mendapatkan izin pinjam pakai kawasan hutan. Izin tersebut pertama kali diperoleh pada 2016 dan kemudian diperbarui melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor SK.916/MENLHK/SETJEN/PLA.0/8/2022.

Dalam pembaruan izin tersebut, juga terdapat penambahan luas area penggunaan kawasan melalui mekanisme pinjam pakai kawasan hutan, dari sebelumnya 124,36 hektare menjadi 146,33 hektare.

Ia menjelaskan, keberadaan izin menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan konstruksi tetap berjalan sesuai ketentuan.

Terlebih, tidak seluruh trase jalan berada di dalam kawasan kehutanan, sehingga pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan status masing-masing wilayah yang dilalui.

“Kami harap pembangunan bisa berjalan lancar sehingga bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(sen/adv)

 

Editor : Nurismi
DPUPR Berau Perbaikan