Tingkatkan Kapasitas Produksi, Diskoperindag Berau Dorong Pemkam Bantu Peralatan Usaha Pelaku UMKM

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:45 WIB
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (BERAU POST)
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (BERAU POST)

BERAU POST - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau mendorong pemerintah kampung lebih aktif mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Dukungan ini dapat dilakukan melalui pemanfaatan Alokasi Dana Kampung (ADK) maupun Dana Desa (DD), khususnya untuk penyediaan peralatan penunjang usaha.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, pemerintah daerah telah memberikan berbagai pembinaan kepada pelaku UMKM dan pengrajin.

Selain pelatihan, sejumlah pelaku usaha juga telah diberikan kesempatan mengikuti studi banding ke luar daerah untuk menambah wawasan dan keterampilan.

“Kami sudah membekali beberapa pengrajin dan pelaku UMKM,” ujar Eva.

Menurutnya, pembinaan yang diberikan pemerintah daerah perlu dilanjutkan dengan pendampingan di tingkat kampung.

Dengan begitu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pelaku usaha tidak berhenti setelah kegiatan pelatihan atau studi banding selesai.

“Kami harap mereka mendapat pendampingan dari pemerintah kampung,” katanya.

Eva menilai, salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan adalah bantuan peralatan produksi. Ketersediaan alat dinilai penting untuk membantu pelaku usaha menerapkan ilmu yang telah diperoleh sekaligus meningkatkan kapasitas produksinya. “Bisa melalui bantuan alat,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah kampung dapat melihat potensi pelaku usaha yang telah mendapatkan pembinaan dari Diskoperindag.

Mereka dinilai dapat menjadi penggerak sekaligus sumber pengetahuan bagi pelaku UMKM lainnya di wilayah masing-masing.

Menurut Eva, pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan maupun studi banding tidak hanya diharapkan mampu mengembangkan usahanya sendiri. Mereka juga dapat berbagi pengetahuan kepada rekan-rekan sesama pelaku usaha di kampung.

“Bisa menjadi agen ilmu bagi rekan-rekannya di kampung,” tuturnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah kampung diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan. 

Dengan dukungan peralatan, pendampingan, serta berbagi pengetahuan, pelaku usaha di kampung diharapkan semakin berkembang dan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. (sen/adv/arp) 

Editor : Nurismi
Diskoperindag Berau umkm