Perluas Jangkauan Internet Wilayah Terpencil, Diskominfo Berau Perjuangkan Tambahan BTS

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:15 WIB
 Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi.(BERAU POST)
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi.(BERAU POST)

BERAU POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya mengatasi persoalan keterbatasan jaringan telekomunikasi yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni dengan mendorong penambahan Base Transceiver Station (BTS) di kawasan yang masih masuk dalam kategori blank spot. 

Upaya tersebut dilakukan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau dengan mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan penguatan jaringan, kemudian mengusulkannya kepada pemerintah pusat melalui berbagai program yang tersedia.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, pembangunan BTS menjadi salah satu solusi penting untuk memperluas jangkauan telekomunikasi, terutama di wilayah terpencil, pesisir maupun kawasan dengan kondisi geografis yang cukup sulit. 

Menurutnya, pemerintah daerah memang tidak memiliki kewenangan secara langsung untuk membangun BTS.

Namun, Pemkab Berau memiliki peran dalam menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah yang memiliki kewenangan, termasuk pemerintah pusat dan operator telekomunikasi. 

“Pemkab tidak memiliki kewenangan membangun BTS. Tetapi kami bisa mengusulkannya kepada pemerintah pusat melalui program yang tersedia,” ujarnya kepada awak media.

Didi menegaskan, pengusulan pembangunan BTS merupakan salah satu langkah yang terus dilakukan Diskominfo Berau untuk mengurangi titik-titik blank spot sekaligus meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi di daerah. 

Ia memastikan, Diskominfo Berau tidak tinggal diam melihat masih adanya masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses komunikasi dan internet.

Berbagai upaya koordinasi terus dilakukan, agar kebutuhan jaringan di wilayah yang belum terjangkau dapat menjadi perhatian pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. 

“Ini salah satu langkah kita untuk meningkatkan jaringan dan mengatasi blank spot. Kami tidak tinggal diam, terus melakukan upaya pemerataan jaringan di Kabupaten Berau,” tegasnya.

Didi mengungkapkan, koordinasi terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi juga telah beberapa kali dilakukan bersama pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.

Hal ini dinilai penting mengingat pembangunan BTS membutuhkan dukungan lintas sektor dan kewenangan yang berada di luar pemerintah kabupaten. 

Menurutnya, pemerataan akses telekomunikasi menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang bergantung pada layanan digital. Internet kini tidak hanya digunakan untuk komunikasi, tetapi juga mendukung pendidikan, pelayanan pemerintahan, aktivitas ekonomi hingga pengembangan usaha masyarakat. 

Karena itu, ia berharap pengusulan pembangunan BTS yang dilakukan Pemkab Berau dapat terus mendapat dukungan dan direalisasikan secara bertahap. 

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Harapannya seluruh wilayah di Kabupaten Berau nantinya bisa mengakses jaringan dengan lebih baik,” pungkasnya.(aky/adv/arp) 

Editor : Nurismi
Kebutuhan jaringan bts Diskominfo Berau