Tingkatkan Kualitas Lingkungan Daerah, DLHK Berau Kolaborasi Dorong Aksi Partisipasi Masyarakat

Nurismi • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:59 WIB
KOMITMEN: Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Berau menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. (SENO/BP)
KOMITMEN: Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Berau menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. (SENO/BP)

BERAU POST – Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Berau menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui berbagai program yang telah dan akan dijalankan, Pemerintah Kabupaten Berau optimistis kualitas lingkungan terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli Azhari mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha yang selama ini terus berkontribusi dalam berbagai program pelestarian lingkungan.

“Alhamdulillah, kualitas lingkungan di Berau terus menunjukkan tren positif,” ujarnya.

Menurutnya, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLHK Berau telah melaksanakan berbagai kegiatan yang mengedepankan partisipasi masyarakat.

Program tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami melaksanakan aksi yang berbasis partisipasi masyarakat,” katanya.

Berbagai kegiatan yang telah dilakukan di antaranya aksi bersih lingkungan melalui kerja bakti massal, penanaman mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, serta penguatan Program Kampung Iklim (Proklim). 

Selain itu, DLHK juga menyiapkan rehabilitasi lahan kritis yang akan dilaksanakan pada September 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Kampung Sido Bangen, Kecamatan Kelay.

“Kami akan melakukan penanaman di lahan-lahan kritis,” jelasnya.

DLHK juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi, pembentukan bank sampah, lomba kebersihan antar-RT, hingga kompetisi bank sampah sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Di sisi lain, kampanye aksi iklim dan pengurangan penggunaan plastik juga terus digencarkan agar kesadaran lingkungan semakin tumbuh.

“Kami ingin aksi lingkungan menjadi budaya masyarakat,” ucapnya.

Zulkifli berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata. Ia mengajak seluruh masyarakat memulai kepedulian terhadap lingkungan dari hal-hal sederhana di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Dari hal kecil, kita bisa memberi dampak besar bagi lingkungan,” pungkasnya. (sen/adv)

Editor : Nurismi
pelestarian DLHK Berau lingkungan