Cegah Risiko Penyebaran Penyakit, Dinkes Berau Ajak Masyarakat Konsisten Terapkan Pola PHBS

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:15 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sari. (BERAU POST)
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sari. (BERAU POST)

BERAU POST - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau mengajak masyarakat untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi salah satu upaya efektif dalam mencegah berbagai penyakit serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie mengatakan, penerapan PHBS tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami gangguan kesehatan, tetapi harus menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“PHBS harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, perilaku hidup bersih dan sehat dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, mengonsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik, serta memastikan lingkungan tempat tinggal tetap sehat.

“Kebiasaan kecil memberikan dampak besar,” katanya.

Lamlay menjelaskan, upaya promotif dan preventif melalui penerapan PHBS merupakan bagian penting dalam pembangunan sektor kesehatan.

Dengan masyarakat yang memiliki kesadaran menjaga kesehatan secara mandiri, risiko penyebaran penyakit dapat ditekan dan beban pelayanan kesehatan juga dapat berkurang.

Ia menilai, peran keluarga menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kebiasaan hidup sehat. Sebab, lingkungan keluarga merupakan tempat pertama bagi seseorang untuk mengenal dan menerapkan pola hidup yang baik. “Mulainya dari keluarga,” jelasnya.

Selain menjaga kebersihan diri, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, serta menjaga sanitasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan PHBS.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat terus meningkat. Menurutnya, kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dinkes Berau terus mendorong berbagai upaya edukasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit.

Dengan penerapan PHBS secara berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat serta masyarakat yang lebih produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (sen/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
penyebaran penyakit phbs pemkab berau Dinkes Berau