BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau meminta dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat sektor pertanian, khususnya dalam peningkatan produksi dan kualitas beras lokal.
Dukungan yang diusulkan mencakup pembangunan maupun peningkatan irigasi pertanian, bantuan mesin pengering padi, hingga penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi petani.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis mengatakan, dukungan tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hasil panen petani, agar mampu memenuhi standar yang
Menurutnya, peningkatan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan daerah.
Tidak hanya meningkatkan produksi, pemerintah daerah juga berupaya memastikan hasil pertanian memiliki kualitas yang dapat diterima pasar.
“Kita ingin kualitas beras lokal ini bisa sesuai dengan standar Bulog, sehingga nantinya mampu bersaing dengan produk luar daerah,” ucapnya.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya Berau mencapai swasembada pangan dan memperkuat kemandirian pangan,” sambungnya.
Ia menyebut sejumlah kebutuhan pendukung masih diperlukan agar sektor pertanian di Berau dapat berkembang lebih optimal.
Salah satunya adalah sarana irigasi yang menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi tanaman padi.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Muhammad Amin mengatakan, usulan kebutuhan tersebut telah disampaikan dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait di Kementan.
“Tadi sudah didiskusikan dan sudah disampaikan kepada kepala badan selaku pimpinan daripada gerakan tanam padi serempak,” katanya usai mengikuti zoom meeting Gerakan Tanam Padi Serempak Nasional, Jumat (31/8) lalu.
Adapun koordinasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan yang disampaikan Pemkab Berau, termasuk dukungan alat pengering padi, irigasi pertanian, serta kebutuhan lain yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian.
Ia memastikan usulan tersebut akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi antarinstansi di lingkungan Kementan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemampuan petani. (aja/arp)
Editor : Nurismi