Dukung Pemasaran Produk Lokal, Diskoperindag Berau Fasilitasi Tenant Gratis Bagi UMKM

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB
ILUSTRASI: Diskoperindag Berau menyiapkan tenant gratis bagi pelaku UMKM pada puncak peringatan Harganas di SM Tower, Kamis (23/7). (IZZA/BP)
ILUSTRASI: Diskoperindag Berau menyiapkan tenant gratis bagi pelaku UMKM pada puncak peringatan Harganas di SM Tower, Kamis (23/7). (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satunya pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan digelar di SM Tower, hari ini (23/7), Diskoperindag menyiapkan tenant atau tenda secara gratis bagi UMKM yang ingin memasarkan produknya.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Diskoperindag Berau, Rita Noratni mengatakan, penyediaan tenant gratis tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah, agar pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih luas dalam memasarkan produk mereka pada setiap kegiatan Pemerintah Kabupaten Berau.

"Setiap ada event yang digelar Pemkab Berau, kami selalu berupaya memfasilitasi UMKM untuk berjualan tanpa dipungut biaya. Salah satunya pada puncak peringatan Harganas ini," ujarnya, Rabu (22/7).

Selain tenant untuk UMKM, kawasan kegiatan juga akan diisi berbagai stand dari sektor lain. Mulai dari stand Industri Kecil Menengah (IKM), organisasi perangkat daerah (OPD), gabungan organisasi, stand dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim), SSK, pihak ketiga, hingga stand batik.

Sementara itu, bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan kuota tenant dari Diskoperindag, tetap diberikan kesempatan mengikuti kegiatan dengan mendirikan tenda secara mandiri.

Proses pendataan peserta telah dilakukan sekitar tiga minggu sebelum pelaksanaan kegiatan. Pelaku UMKM yang berminat diminta mengisi formulir pendaftaran melalui Google Form yang telah disiapkan oleh Diskoperindag.

Setelah proses pendaftaran, seluruh peserta kembali melalui tahap kurasi sebelum ditetapkan sebagai penerima fasilitas tenant.

"Kami memang melakukan pembatasan karena jumlah tenant yang tersedia terbatas. Jadi tidak semua pendaftar bisa difasilitasi,” tuturnya.

“Bagi yang lolos, kami siapkan tenda ukuran 3x3 meter secara gratis. Sedangkan yang belum mendapat kuota tetap bisa berpartisipasi dengan memasang tenda sendiri," sambungnya.

Seluruh fasilitas yang diberikan kepada UMKM tidak dipungut biaya. Diskoperindag secara konsisten tidak pernah menarik biaya kepada pelaku usaha yang mengikuti kegiatan yang difasilitasi pemerintah daerah.

"Kami memberikan peluang kepada UMKM untuk berusaha dan berjualan tanpa dipungut biaya. Setiap event yang kami fasilitasi tidak pernah ada pungutan," tegasnya.

Peran Diskoperindag tidak hanya menyediakan tempat berjualan, tetapi juga melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya.

Aset daerah berupa tenda yang dimiliki pemerintah dimanfaatkan untuk mendukung pelaku usaha yang membutuhkan sarana berjualan.

Meski data UMKM di Kabupaten Berau mencapai ribuan pelaku usaha, jumlah yang mengikuti setiap kegiatan hanya sebagian kecil.

Dalam proses seleksi, Diskoperindag memprioritaskan UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Khusus untuk produk makanan yang memiliki masa simpan lebih lama, kepemilikan sertifikat halal juga menjadi salah satu syarat yang diprioritaskan.

"Bagi pelaku UMKM yang belum memiliki perizinan, kami arahkan untuk terlebih dahulu mengurus NIB maupun sertifikat halal sesuai ketentuan,” ungkapnya. 

“Harapannya, mereka semakin siap berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik ketika mengikuti berbagai kegiatan promosi maupun pemasaran," pungkasnya. (aja/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
Diskoperindag Berau umkm NIB