Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Bantu UMKM Tembus Pasar Global, Diskoperindag Berau Gelar Pelatihan Peningkatan Citra Ekspor

Nurismi • Minggu, 19 Juli 2026 | 07:00 WIB
PERKUAT UMKM: Pelatihan peningkatan citra produk ekspor yang diikuti 25 pelaku UMKM serta IKM di Tanjung Redeb. (SENO/BP)
PERKUAT UMKM: Pelatihan peningkatan citra produk ekspor yang diikuti 25 pelaku UMKM serta IKM di Tanjung Redeb. (SENO/BP)

BERAU POST – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau terus mendorong produk unggulan daerah, agar mampu bersaing di pasar internasional.

Salah satu upaya yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan citra produk ekspor yang diikuti 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanjung Redeb. 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha.

Tujuannya agar siap memenuhi berbagai persyaratan ekspor, mulai dari kualitas produk, pengemasan, legalitas usaha hingga pemahaman mengenai prosedur perdagangan internasional.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, peluang produk lokal Berau untuk menembus pasar global semakin terbuka.

Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pelaku usaha mampu memenuhi standar yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor.

Menurutnya, masih banyak produk UMKM Berau yang memiliki kualitas baik, tetapi para pelaku usaha belum memahami tahapan maupun mekanisme yang harus dilalui untuk memasarkan produknya ke luar negeri.

“Potensi komoditas Berau cukup besar. Yang perlu diperkuat sekarang adalah kesiapan pelaku usaha, mulai dari kualitas produk, kemasan, legalitas hingga pemahaman terhadap mekanisme ekspor,” ujarnya.

Eva menjelaskan, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat daya saing produk unggulan daerah.

Selain memperluas akses pasar, kesiapan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan nilai jual produk lokal.

Ia menilai, keberhasilan UMKM memasuki pasar internasional tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Semakin banyak produk Berau yang dikenal di pasar global, semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan sektor ekonomi berbasis potensi lokal.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi dari Export Center Balikpapan dan Bea Cukai Tanjung Redeb. Berbagai materi yang disampaikan meliputi peluang pasar ekspor, tata cara dan persyaratan ekspor, hingga strategi membangun citra produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar internasional.

“Kami berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengembangan usaha masing-masing, sehingga lebih siap bersaing di tingkat global,” ungkapnya.

Eva optimistis pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak eksportir baru dari Kabupaten Berau. Sebab keberhasilan UMKM menembus perdagangan internasional juga akan memberikan nilai tambah bagi komoditas unggulan daerah. 

“Sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai daerah yang memiliki produk berkualitas dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun pasar global,” pungkasnya. (sen/arp) 

Editor : Nurismi
Diskoperindag Berau umkm