Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Gandeng Universitas Muhammadiyah, Pemkab Berau Maksimalkan Potensi Usaha Desa Lewat Pendampingan BUMK

Nurismi • Jumat, 17 Juli 2026 | 07:17 WIB
PERKUAT PERAN KAMPUNG: Sekkab Berau Muhammad Said bersama Rektor UMB Muhammad Bayu. (SENO/BP)
PERKUAT PERAN KAMPUNG: Sekkab Berau Muhammad Said bersama Rektor UMB Muhammad Bayu. (SENO/BP)

BERAU POST – Peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kampung terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. 

Salah satunya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) yang berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) menggelar kegiatan Penguatan BUMK dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Berau di Ballroom SM Tower, Kamis (16/7).

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengungkapkan, pemerintah daerah sejatinya telah memberikan dukungan permodalan kepada BUMK melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) sejak tahun 2017. Namun, pemanfaatan bantuan tersebut dinilai masih belum optimal.

“Dari hampir 100 kampung, baru sekitar 20 kampung yang berhasil memanfaatkan dana tersebut melalui BUMK,” katanya.

Menurutnya, masih banyak kampung yang menghadapi berbagai kendala, mulai dari aspek administrasi, tata kelola, hingga pengembangan usaha.

Kondisi ini menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama agar keberadaan BUMK benar-benar mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Said melanjutkan, BUMK memiliki posisi strategis dalam mengelola potensi unggulan kampung, menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap kegiatan penguatan tersebut mampu meningkatkan kemampuan para pengelola BUMK, tidak hanya dalam aspek administrasi, tetapi juga dalam merancang dan mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

“Kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Berau diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih maksimal, terutama di tengah efisiensi anggaran saat ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala kampung dan pengurus BUMK untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan kerja sama yang lebih kuat.

Sementara itu, Rektor UMB, Muhammad Bayu mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan ekonomi di kampung. 

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

“Perguruan tinggi harus hadir sebagai pusat solusi dan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, UMB berkomitmen mendukung penguatan kapasitas pengelola BUMK agar mampu menjalankan usaha secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat kampung.(sen/adv/arp) 

Editor : Nurismi
umb pemkab berau BUMK