Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Percepat Pembangunan Desa, DPMK Berau Lestarikan Budaya Gotong Royong di Gunung Tabur

Nurismi • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:15 WIB
Kepala DPMK Berau, Tentram Rahayu
Kepala DPMK Berau, Tentram Rahayu

BERAU POST - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau terus berupaya memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan melalui pelestarian budaya gotong royong.

Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Pembinaan Kegiatan Gotong Royong Masyarakat dan Pendataan Partisipasi Swadaya Masyarakat di Kecamatan Gunung Tabur. 

Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat tersebut diikuti ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan kepala seksi pemerintahan dari 10 kampung di wilayah Kecamatan Gunung Tabur.

Pembinaan difokuskan pada upaya meningkatkan kembali semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat kampung.

Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, gotong -royong merupakan nilai sosial yang harus terus dijaga karena menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun desa.

Partisipasi aktif masyarakat tidak hanya membantu percepatan pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama warga.

“Budaya gotong-royong harus terus dipertahankan sebagai kekuatan masyarakat dalam membangun kampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan zaman dan perubahan pola kehidupan masyarakat membuat semangat swadaya di sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga diperlukan pembinaan secara berkelanjutan kepada lembaga kemasyarakatan dan pemerintah kampung.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendataan partisipasi swadaya masyarakat. Data tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan dan program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran di masing-masing kampung.

Tenteram menilai kolaborasi antara pemerintah kampung, LPM dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan budaya gotong royong.

Dengan sinergi yang baik, berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Ia berharap seluruh peserta dapat meneruskan materi pembinaan kepada masyarakat di kampung masing-masing.

Supaya semangat gotong-royong tidak hanya tetap terpelihara, tetapi juga mampu tumbuh menjadi budaya yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas masyarakat Berau. (sen/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
desa DPMK Berau pembangunan