Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Sabet Juara Kelas Kakap, Dinas Perikanan Berau Jadikan Turnamen Ajang Edukasi Kelestarian Laut

Nurismi • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:31 WIB
POTENSI BESAR: Diskan Berau menilai potensi besar perikanan pada kelas sport fishing bisa menjadi daya tarik wisatawan ke depan. (SENO/BP)
POTENSI BESAR: Diskan Berau menilai potensi besar perikanan pada kelas sport fishing bisa menjadi daya tarik wisatawan ke depan. (SENO/BP)

BERAU POST – Keberhasilan Tim Dinas Perikanan (Diskan) Berau meraih Juara I Kelas Ikan Kakap pada ajang Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Session II menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Diskan.

Prestasi tersebut dinilai tidak hanya menjadi capaian dalam kompetisi memancing, tetapi juga memperkuat promosi potensi perikanan dan wisata bahari Berau.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah memberikan hasil terbaik di tengah persaingan ketat bersama 61 tim peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus menunjukkan komitmen mendukung pengembangan sport fishing yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Majid, keikutsertaan Diskan dalam turnamen bukan semata mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan kekayaan sumber daya perikanan Berau kepada masyarakat luas, sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Ia menilai, Kabupaten Berau memiliki potensi perikanan yang sangat besar dan layak dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Perairan Berau yang kaya akan berbagai jenis ikan menjadi modal penting untuk mengembangkan sport fishing sebagai salah satu produk wisata unggulan.

“Potensi ini harus terus dipromosikan agar semakin banyak wisatawan datang menikmati pengalaman memancing di Berau,” katanya.

Majid menambahkan, pengembangan sport fishing juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Kehadiran peserta dan wisatawan mampu menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga pelaku usaha jasa wisata di kawasan pesisir dan Kepulauan Derawan.

Ia melanjutkan, pengembangan wisata memancing harus tetap berjalan beriringan dengan upaya pelestarian sumber daya ikan melalui penerapan praktik penangkapan yang bertanggung jawab.

Dengan begitu, potensi perikanan Berau dapat terus dinikmati dalam jangka panjang tanpa mengurangi kelestarian ekosistem.

“Melalui kolaborasi semua pihak, kami optimistis sport fishing dapat menjadi salah satu penggerak pariwisata sekaligus memperkuat citra Kepulauan Derawan sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia,” pungkasnya. (sen/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
edukasi kelestarian laut Diskan Berau